Berita Kendari

Sebanyak 53 Mahasiswa STMIK Catur Sakti Kendari Ikut Pembekalan Kuliah Kerja Profesi

Sebanyak 53 mahasiswa Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Catur Sakti Kendari mengikuti pembekalan Kuliah Kerja Profesi (KKP).

Penulis: Husni Husein | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Sebanyak 53 mahasiswa Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Catur Sakti Kendari mengikuti pembekalan Kuliah Kerja Profesi (KKP). Kegiatan pembekalan berlangsung di Gedung Baru STMIK Catur Sakti Kendari berlokasi di Jl Jendral Ahmad Yani, Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Kegiatan dibuka langsung Ketua STMIK Catur Sakti Kendari, Baharuddin Rahman yang diselenggarakan sejak Rabu (6/4/2022) hingga ditutup pada hari ini Kamis (7/4/2022). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Sebanyak 53 mahasiswa Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Catur Sakti Kendari mengikuti pembekalan Kuliah Kerja Profesi (KKP).

Kegiatan pembekalan berlangsung di Gedung Baru STMIK Catur Sakti Kendari berlokasi di Jl Jendral Ahmad Yani, Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kegiatan dibuka langsung Ketua STMIK Catur Sakti Kendari, Baharuddin Rahman yang diselenggarakan sejak Rabu (6/4/2022) hingga ditutup pada hari ini Kamis (7/4/2022).

Ketua Panitia, Gafrun mengatakan 53 mahasiswa yang mengikuti pembekalan KKP ini terdiri dari sejumlah jurusan meliputi Sistem Informasi 18, Sistem Komputer 22, dan Komputerisasi Akuntansi 13.

"Mereka akan ditempatkan pada sejumlah instansi pemerintah dan swasta selama kurang lebih satu bulan lamanya," katanya.

Baca juga: Irham Try Putra dan Teja Genta Maulana Terpilih Ketua dan Wakil Ketua BEM 2022 BEM STMIK Catur Sakti

Lanjut kata dia, KKP ini merupakan salah satu program kurikulum kegiatan mahasiswa akhir di STMIK Catur Sakti Kendari.

"Nantinya di tempat tugas KKP, mahasiswa akhir ini akan mengimplementasikan ilmu dan skill yang telah mereka dapatkan di kampus," jelasnya.

"Iya jadi bila setelah melaksanakan KKP mahasiswa akhir ini akan menyelesaikan laporan KKP sebagai syarat mengikuti ujian hasil," imbuhnya.

Untuk itu, Gafrun berharap seluruh mahasiswa yang bakal ditempatkan pada setiap instansi tugas KKP nantinya, agar menjaga nama baik almamater perguruan tinggi.

"Seluruh mahasiswa akhir agar menjaga nama baik almamater kampus dengan menaati aturan yang berlaku di tempat KKP masing-masing," tutupnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Husni Husein)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved