Berita Baubau
Awalnya Meremehkan Juga Ancam dengan Sajam, Pemuda di Baubau Ini Malah Menyesal Minta Maaf, Ternyata
Ternyata tindakan pelaku merupakan keselahan besar, karena telah berurusan dengan praujurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD).
Karena membalas, Prada Aswin dan Prada Eko akhirnya keroyok oleh kelompok pemuda tersebut.
Beruntung kedua prajurit TNI-AD ini bisa melepaskan diri untuk melarikan diri dan bersembunyi di semak-semak.
Tak menemukan Prada Eko dan Prada Aswin, sekolompok pemuda tadi akhirnya berpencar.
Melihat situasi itu, Prada Eko dan Prada Aswin langsung mengikuti satu dari bagian terpecah.
Kedua prajurit TNI-AD itu akhirnya menemukan 2 orang pelaku, kemudian mengamankan dan diserahkan kepada kepolisian.

Sambil mengantar pelaku, Prada Eko dan Prada Aswin juga melaporkan kasus pengeroyokan yang sudah mereka alami.
Polisi akhirnya bergerak dan mampu membekuk pelaku lainya.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Baubau, AKBP Erwin Pratomo mengatakan, pelaku pengeroyokan TNI-AD yang telah diamankan yaitu RF (23), RI (19), RZ, dan Z (16).
"Kejadiannya di Lingkungan Kombakomba, Kelurahan Kaisabu, Kecamatan Sorawolio, Kota Baubau sekitar jam 20.00 WITA," ungkap Erwin via pesan singkatnya, Rabu (23/2/2022).
Namun dilepaskan setelah Prada Eko dan Prada Aswin memutuskan memaafkan tindakan para pelaku.
Baca juga: Pansel Sekda Sultra Sudah Dibentuk, Lukman Abunawas Sebut Jadwal Tunggu Keputusan Kemendagri
Keputusan memaafkan itu diambil oleh kedua prajurit TNI-AD tersebut setelah para pelaku menyeseali perbuatannya dan berjanji tidak akan melakukannya lagi.
"Perkara tersebut sudah di-restorative justice. Sudah ada kesepakatan (damai) dari kedua belah pihak dan pernyataan dari pelaku," timpal Erwin.
Terkait akhir damai dari kasus pengeroyokan dua prajurit TNI-AD ini juga ditegaskan oleh Komandan Yonif 725/ Woroagi, Letkol Inf Monfi Ade Candra.
Ia mengatakan, pihaknya telah sepakat untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan baik.
Pihaknya juga tidak melakukan tuntutan hukum kepada para pelaku pengeroyokan.
Baca juga: Harga Minyak Goreng di Ritel Modern Kendari Sultra, Tropical Dibanderol Rp49 Ribu per 2 Liter
"Kesalahpahaman ini sudah diselesaikan. Tidak ada masalah lanjutan. Dari kompi sama-sama tidak ada tuntutan. Untuk anggota, selalu saya sampaikan, hindari permasalahan," tegasnya. (*)
(TribunnewsSultra.com/Risno Mawandili)