Berita Sulawesi Tenggara
Gubernur Sultra Ali Mazi Ingatkan Kepala Daerah Soal Jalan Rusak Harus Jadi Perhatian
Kata dia, pembangunan infrastruktur menjadi penting, karena jika ada jalan atau jembatan yang rusak akan mempengaruhi perekonomian suatu daerah.
Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Muhammad Israjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Gubernur-Sultra-Ali-Mazi-dalam-Rapat-Koordinasi-Teknis-Ke-PU-an.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi mengatakan pembangunan infrastruktur menjadi urat nadi perekonomian daerah.
Hal itu disampaikannya dalam rangka Rapat Koordinasi Teknis Ke-PU-an dan Sosialisasi Sistem Informasi Pengelolaan Data Base Jalan Daerah se Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2022.
Kegiatan tersebut bertempat di Phinisi Ballroom, Claro Hotel, Sulawesi Tenggara, pada Senin (21/3/2022).
Ali Mazi menuturkan dalam pembangunan infratstruktur di tiap daerah Sultra, pentingnya saling bertukar informasi
Baca juga: Gubernur Sultra Ali Mazi Minta HIPMI Kerjasama Perusahaan Daerah Atasi Kelangkaan Minyak Goreng
"Melalui kegiatan ini pihak terkait untuk saling tukar informasi dan pembahasan harus dibahas secara mendalam," ucapnya.
Lanjut Gubernur, Rakor Teknis ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan daerah maupun masyarakat.
Hal itu karena dalam kegiatan ini membahas terkait dengan pembangunan daerah Provinsi Sultra, karena infrastruktur merupakan urat nadi bagi suatu negara ataupun daerah.
Kata dia, pembangunan infrastruktur menjadi penting, karena jika ada jalan atau jembatan yang rusak akan mempengaruhi perekonomian suatu daerah.
"Saya imbau kepada seluruh pemerintah kabupaten kota agar terus memperhatikan jalan rusak yang ada di daerah," tutur Gubernur Sultra.
Lanjutnya, pembangunan infrastruktur menjadi fokus perhatian dari Gubernur Sultra Ali Mazi dan Wakil Gubernur Sultra Lukman Abunawas.
Katanya pembangunan terus dilakukan seperti misalnya Jalan Baru Toronipa dengan panjang sekira 15,6 kilometer.
Baca juga: Gubernur Sultra Utus Asisten Hadapi Pemeriksaan Komnas HAM Soal Konflik Lahan di Konawe Kepulauan
Kemudian Jalan Bypas di Baubau, jalan di Buton Selatan, Jembatan Pulau Buton dan Pulau Muna, Jalan Buton Utara dan jalan lainnya.
"Sebagai tuan rumah, diharapkan aspal buton sebagai final project, jadi kita harus menjadi contoh dari daerah lain sehingga semua daerah harus punya komitmen untuk menggunakan aspal asal Sultra,"imbuhnya.
Gubernur Sultra menuturkan, sebagai final project itu maka saat ini telah ada regulasi terkait aspal buton, ini menjadi tugas bersama yang harus dikerjakan.
Pada tahun ini akan di realisasikan sekira 640 ton atau Rp1 triliun dari DAK yang akan digunakan untuk aspal buton.