Pasutri 16 Anak di Kolut
Cerita Pasutri Besarkan 16 Anak di Kolaka Utara: Masak 10 Liter Beras, 3 Kg Ikan dan Lauk Sehari
Sejumlah fakta unik terungkap dari cerita pasangan Kamaruddin Djiwa Daeng Tombong (56) dan istri Najrah (48) dalam membesarkan 8 putra dan 8 putrinya.
Penulis: thamzil_thahir | Editor: Aqsa
5. Najrah, si ibu melahirkan putra sulungnya (Zayyan) saat usia 43 tahun;
5. Si suami guru SD negeri di pelosok Kolaka Utara, Sultra, si istri ibu rumah tangga biasa;
6. Lima dari 16 anaknya adalah penghafal Quran. Kini tahun 2022, 12 jadi santri di Kendari;
7. Di Bulan Ramadan atau saat 16 anak berkumpul, sehari keluarga ini menanak 10 liter beras, 3 kg ikan dan lauk;
8. Guna menafkahi keluarga, suami bantu istri jualan buah dan kue tradisional online; 4 anak lainnya jualan online kosmetik;

9. Pada Februari 2022 lalu, pasangan Guru Kama dan Nyonya Nahrah dianugerahi 1 cucu dari putri sulung.
Daftar Nama Anak
Melalui WhatsApp Massenger, Jumat (4/3/2022) lalu, Kama, sapaan akrab Kamaruddin, mengirimkan daftar nama 16 anak dan usianya.
Putri tertua bernama Nurfaaiqah (1997) dan anak kedua bernama Dhiyaa Fakhria (1998).
Kedua putri pertama ini lahir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pangkep, Sulsel, tahun 1997 dan 1998.
Baca juga: Pria Asal Lambuya Konawe Tega Setrika Istrinya di Wajah dan Tangan, Polisi Amankan Pelaku
Baru empat bulan di Katoi, sekitar 20 km dari Lasusua, ibu kota baru Kolaka Utara, Najrah hamil dan melahirkan anak ketiganya.
“Doa kami diterima, (Muhammad) Mufassir lahir tahun 1999, dan kini sudah 23 tahun dan akhir kuliah di Kendari,” ujar Kama.
Secara beruntut tiga putri dan satu putra lahir dalam periode 4 tahun.
Mereka Rizky Amaliah (2000), Sitti Atiyya (2001), Ainul Mardhiyah (2002), dan Abdullah Azzam (2003).
Najrah lalu “istirahat” dan tak melahirkan di tahun 2004.
Baca juga: Momen Haru Istri Pembalap Kuntet Khalisa Tahan Tangis di Makam Suami, 2 Anaknya Menatap Pusara Ayah