Pasutri 16 Anak di Kolut

Cerita Pasutri Besarkan 16 Anak di Kolaka Utara: Masak 10 Liter Beras, 3 Kg Ikan dan Lauk Sehari

Sejumlah fakta unik terungkap dari cerita pasangan Kamaruddin Djiwa Daeng Tombong (56) dan istri Najrah (48) dalam membesarkan 8 putra dan 8 putrinya.

Penulis: thamzil_thahir | Editor: Aqsa
dok_keluarga_kama_najrah for Tribun
Pasangan suami istri Kamaruddin Djiwa Daeng Tombong (56) dan Najrah (48) bersama 16 anak kandung, anak menantu, dan cucu pada Lebaran 2021 lalu di rumah panggung mereka di Desa Katoi, kecamatan Katoi, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara. Pasangan asal Sulsel ini kini menetap sebagai guru SD di Kolaka Utara. 

5. Rerata tiap tahun sang ibu melahirkan 1 anak. Ke-16 anak lahir dalam periode 19 tahun (1997-2016);

Baca juga: Rekorkah? Tuan Guru Kama-Nyonya Najrah; Pasangan dengan 16 Anak dari Pelosok Tenggara Sulawesi

5. Najrah, si ibu melahirkan putra sulungnya (Zayyan) saat usia 43 tahun;

5. Si suami guru SD negeri di pelosok Kolaka Utara, Sultra, si istri ibu rumah tangga biasa;

6. Lima dari 16 anaknya adalah penghafal Quran. Kini tahun 2022, 12 jadi santri di Kendari;

7. Di Bulan Ramadan atau saat 16 anak berkumpul, sehari keluarga ini menanak 10 liter beras, 3 kg ikan dan lauk;

8. Guna menafkahi keluarga, suami bantu istri jualan buah dan kue tradisional online; 4 anak lainnya jualan online kosmetik;

Kamaruddin Djiwa Daeng Tombong (56) dan istri Najrah (48) yang memiliki 16 anak terdiri dari 8 putra dan 8 putri. Pasangan suami istri (pasutri) ini bermukim di Desa Katoi, Kabupaten Kolaka Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kamaruddin Djiwa Daeng Tombong (56) dan istri Najrah (48) yang memiliki 16 anak terdiri dari 8 putra dan 8 putri. Pasangan suami istri (pasutri) ini bermukim di Desa Katoi, Kabupaten Kolaka Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). (Dok Facebook Kamaruddin Djiwa)

9. Pada Februari 2022 lalu, pasangan Guru Kama dan Nyonya Nahrah dianugerahi 1 cucu dari putri sulung.

Daftar Nama Anak

Melalui WhatsApp Massenger, Jumat (4/3/2022) lalu, Kama, sapaan akrab Kamaruddin, mengirimkan daftar nama 16 anak dan usianya.

Putri tertua bernama Nurfaaiqah (1997) dan anak kedua bernama Dhiyaa Fakhria (1998).

Kedua putri pertama ini lahir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pangkep, Sulsel, tahun 1997 dan 1998.

Baca juga: Pria Asal Lambuya Konawe Tega Setrika Istrinya di Wajah dan Tangan, Polisi Amankan Pelaku

Baru empat bulan di Katoi, sekitar 20 km dari Lasusua, ibu kota baru Kolaka Utara, Najrah hamil dan melahirkan anak ketiganya.

“Doa kami diterima, (Muhammad) Mufassir lahir tahun 1999, dan kini sudah 23 tahun dan akhir kuliah di Kendari,” ujar Kama.

Secara beruntut tiga putri dan satu putra lahir dalam periode 4 tahun.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved