Berita Konawe
Final Bupati Konawe Cup II Ricuh, Libatkan Bayangkara FC vs UHO FC, Satu Sporter Diamankan
Kericuhan terjadi pada saat final Bupati Konawe Cup II mempertemukan Bhayangkara FC melawan UHO FC itu terjadi pada babak kedua.
Penulis: Arman Tosepu | Editor: Risno Mawandili
TRIBUNNEWSSULRRA.COM,KONAWE - Terjadi ricuh saat laga final sepak bola bertajuk Bupati Konawe Cup II, Rabu (19/01/2022).
Pertandingan tersebut digela di Lapangan H Konggoasa, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra). Melibatkan Bayangkara FC vs UHO FC.
Akibat ricuh, kepolisian harus mengamankan seorang sporter yang dianggap bakal memperkeruh suasana.
Peristiwa kericuhan pada saat final Bupati Konawe Cup II mempertemukan Bhayangkara FC melawan UHO FC itu terjadi pada babak kedua.
Setelah skor telah UHO FC berhasil menyarangkan bola untuk keunggulan 3-2 dari Bhayangkara FC.
Baca juga: Rutan Kelas II B Unaaha Konawe Deklarasi Janji Kinerja dan Maksimalkan Zona Integritas
Pantauan TribunnewsSultra.com, di menit-menit terakhir pertandingan pemain kedua tim mencoba memperebutkan bola di sisi lapangan.
Saat itulah kesalah pahaman terjadi, antar pemain saling dorong.
Peristiwa itu memancing tensi suporter masing-masing tim sehingga memasuki lapangan dan mulai saling serang.
Dalam kondisi itu, tampak sejumlah penonton, petugas keamanan, dan panitia berlarian di tengah lapangan.
Bakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Konawe, Ferdinand Sapan yang sedang menyaksikan pertandingan dari atas tribun, turun mengamankan pertandingan.
Baca juga: Ralf Rangnick Tegaskan Paul Pogba Segera Bantu Menchester United di Liga Inggris
Begitupun dengan Kapolres Konawe, AKBP Wasis Santoso dan Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Muh Zamrun Firihu.
Untuk merah suasana, petugas kepolian akhirnya terpaksa mengamankan seorang sporter tim.
Sementar itu, wasit terpaksa mengusir dua pemain yang memincu keributan.
Setelah lapangan kondusif, wasit lalu melanjutkan pertandingan dengan sisa waktu sekira 10 menit.
Tentu saja pertandingan dilanjutkan setelah sejumlah pihak bersepakat damai.
Baca juga: Pengakuan Suami Bunuh Istri Guru SMP di Konawe Selatan, Awalnya Berniat Habisi Nyawa Kakak Ipar