Berita Sulawesi Tenggara

Stasiun Pengecasan di Kendari Resmi Beroperasi, Ali Mazi Bakal Wajibkan OPD Pakai Kendaraan Listrik

Dalam sambutannya, Gubernur Sultra Ali Mazi akan mewajibkan seluruh OPD di Sulawesi tenggara penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Muhammad Israjab
(Muh Ridwan Kadir/TribunnewsSultra.com)
Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi meresmikan Pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) milik PLN. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Gubernur Sulawesi Tenggara ( Sultra ) Ali Mazi meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) milik PLN.

Peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum bertempat di PLN Rayon Wuawua Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Senin (17/1/2022).

Peresmian SPKLU atau stasiun pengecasan ini serentak di enam kota  yakni Kendari, Manado, Labuan Bajo, Ambon, Mataram, Jayapura.

Dalam sambutannya, Gubernur Sultra Ali Mazi akan mewajibkan seluruh OPD di Sulawesi tenggara penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai.

Imbauan tersebut sebagai strategi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai percepatan penggunaan kendaraan listrik.

Baca juga: Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi Serahkan SK Plt Wali Kota Baubau ke La Ode Ahmad Monianse

"Selain itu, strategi selanjutnya adalah pemberian insentif bagi pemilik atau pengguna kendaraan listrik berbasis baterai," ucapnya.

Kemudian pemberian insentif bagi industri berlokasi di daerah untuk memproduksi atau merakit kendaraan listrik.

Langkah ini juga menurut Ali Mazi bentuk pengendalian penggunaan kendaraan berbahan bakar minyak fosil secara bertahap sesuai kebutuhan.

"Peresmian SPKLU ini, bertujuan dalam rangka percepatan pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik dan memasyarakatkan penggunaan kendaraan listrik," ungkapnya.

Gubernur Sultra menuturkan dengan tujuan percepatan tersebut tentunya masyarakat tak ragu lagi dalam menggunakan kendaraan listrik.

"Tak hanya itu, regulasinya pun jelas mulai dari pemerintah pusat terdapat Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019, kemudian diperkuat dengan Peraturan Gubernur Nomor 48 Tahun 2021,"tuturnya.

Baca juga: Harga Motor Listrik Gesits di Kendari Mulai Rp34 Juta Cicilan hingga 60 Bulan, Cek Dealernya di Sini

"Disamping itu juga, kami telah menerbitkan Instruksi Gubernur Sulawesi Tenggara Nomor 024/586 Tahun 2021 tentang percepatan implementasi program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai untuk transportasi jalan," lanjutnya.

Selain itu juga, Ali Mazi menjelaskan Kebijakan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) diarahkan pada tiga hal penting.

Pertama katanya, untuk menjaga kelestarian lingkungan di Sulawesi Tenggara.

Kedua mendukung progran pemerintah untim efisiensi energi dan mengurangi polusi di bidang transportasi.

"Terakhir yakni mendorong kesiapan infrastruktur kendaraan listrik di Sulawesi Tenggara untuk percepatan peralihan dari kendaraan berbahan bakar fosil ke KBL berbasis baterai," katanya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Muh Ridwan Kadir)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved