Breaking News:

OTT Bupati Koltim

KPK Periksa Adik Bupati Muna hingga Kadis DLHK, Saksi Terkait OTT Bupati Kolaka Timur, Ada 11 Saksi

Adik Bupati Muna Rusman Emba ini diperiksa sebagai saksi untuk tersangka dalam kasus operasi tangkap tangan atau OTT Bupati Kolaka Timur nonaktif

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Muhammad Israjab
Fadli Aksar/ TribunnewsSultra.com
BUPATI KOLTIM - Suasana Gedung Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara atau Ditreskrimsus Polda Sultra, Mapolda Sultra, Jl Haluoleo, Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Provinsi Sultra, Rabu (22/09/2021) siang. Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur menjalani pemeriksaan di lantai 2 gedung ini (tanda lingkar merah) usai Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi atau OTT KPK di Kabupaten Koltim. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK kembali memeriksa adik Bupati Muna LM Rusdianto Emba, pada Rabu (22/12/2021).

Adik Bupati Muna Rusman Emba ini diperiksa sebagai saksi untuk tersangka dalam kasus operasi tangkap tangan atau OTT Bupati Kolaka Timur nonaktif (Koltim) Andi Merya Nur.

Pemeriksaan digelar di gedung Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Ditreskrimum) Markas Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara ( Polda Sultra), Rabu (13/12/2021).

Juru Bicara KPK Ali Fikri menjelaskan, pemeriksaan dilakukan terhadap 11 saksi ini digelar di 3 tempat terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di Pemda Kolaka Timur.

Ketiga tempat itu di gedung Merah Putih KPK Jakarta, Ditreskrimsus Polda Sultra dan Kantor Polres Kabupaten Muna, Provinsi Sultra.

Baca juga: Penyebab Bupati Kolaka Timur Terjaring OTT KPK, Minta Fee Tender Proyek Bencana, Disuap Anak Buah

"Hari ini (22 /11/2021) bertempat di Gedung Merah Putih, Tim Penyidik mengagendakan pemanggilan saksi- saksi untuk tersangka AMN (Andi Merya Nur)," kata Ali Fikri saat dihubungi melalui WhatsApp Messenger, Rabu (22/12/2021).

Mereka yang diperiksa di KPK adalah ASN Kementerian Perindustrian, B Mukaddas Dala, Kasubdit Pinjaman dan Obligasi Daerah Anne Sumartine.

Ketiga adalah Direktur Fasilitasi Dana Perimbangan dan Pinjaman Daerah Kemendagri Marisi Pangaribuan.

Selanjutnya, pemanggilan 5 saksi lain juga diagendakan diperiksa di Gedung Ditreskrimsus Polda Sultra.

Kelimanya adalah:

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved