Breaking News:

Berita Wakatobi

Lelaki di Wakatobi Dianiaya Dalam Kamar Mandi oleh Oknum Polisi, Rumahnya di Dobrak Paksa

Seorang lelaki di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra), diduga dianiaya oknum polisi di dalam kamar mandi.

Penulis: Husni Husein | Editor: Risno Mawandili
Istimewa
Saiful (kiri), warga Tomia, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, babak belur diduga dianiaya oleh oknum polisi berisial SB. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,WAKATOBI - Seorang lelaki, warga di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra), diduga dianiaya oknum polisi di dalam kamar mandi.

Bukan itu saja, oknum polisi tersebut juga mendobrak paksa rumah korban.

Peristiwa yang terjadi pada 12 Desember  2021 telah dilaporkan kepada Kepolisian Sektor (Polsek) Tomia, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sultra.

Saiful (44), warga Tomia, Kabupaten Wakatobi, babak belur diduga dipukuli oleh oknum polisi berinisial SB.

Dalam dugaan penganiayaan tersebut, SB dibantu oleh seorang pria berinisial AS.

Baca juga: Korban Pelecehan Dosen Unsri Reza Ghasarma Jadi 5 Mahasiswi Termasuk Alumni, Ada Bukti Chat Mesum

Baca juga: Harga Rokok Naik Januari 2022, SIMAK Berikut Harga Rokok Tiap Negara di Dunia

Dugaan penganiayaan tersebut telah tercatat dalam Lapor Polisi dengan Nomor: LP/09/XII/2021 Sek Tomia Timur.

Akibat dugaan penganiayaan itu, korban mengalami luka lebam pada mata kiri, bibir bengkak, jidat benjol, dan pendarahan di hidung.

Adapun kronologis kejadian, sesaat sebelum peristiwa, korban sedang berada di rumah keluarga di Kelurahan Bahari, Kecamatan Tomia Timur.

Tiba-tiba mendengar teriakan dari luar rumah yang memintanya keluar atau buka pintu.

Korban hendak membuka pintu, namun pelaku sudah membuka paksa dengan mendobrak pintu.

Baca juga: Barigade Tameng Polisi Halangi Bentrok Ormas dan Warga di Kota Lama Kendari Sulawesi Tenggara

Para terduga pelaku kemudian mencari korban di dalam rumah yang berusaha sembunyi di kamar mandi.

Namun korban ditemukan lalu dipukuli oleh SB dan AS.

Safiun, berharap pihak kepolisian bisa menegakkan hukum kepada para pelaku.

"Harapan saya sebagai korban, semoga pelaku bisa ditindak tegas," ujarnya lewat WhatsApp Messenger pada Kamis (16/12/2021). (*)

(Husni/TribunnewSultra.com)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved