Berita Konawe

Anggota DPRD Konawe Kristian Tandabioh Jaminkan Dirinya Terkait Jalan Rusak di Kecamatan Tongauna

Anggota DPRD Konawe Fraksi Partai Bulan Bintang (PBB), Kristian Tandabioh temui warga yang memblokir jalan di Kecamatan Tongauna

Penulis: Arman Tosepu | Editor: Muhammad Israjab
Arman Tosepu
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Konawe Fraksi Partai Bulan Bintang (PBB), Kristian Tandabioh temui warga yang memblokir jalan di Kecamatan Tongauna, Senin (13/12/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE - Anggota DPRD Konawe Fraksi Partai Bulan Bintang (PBB), Kristian Tandabioh temui warga yang memblokir jalan di Kecamatan Tongauna, Senin (13/12/2021).

Pertemuan itu dalam rangka berdialog dengan warga yang memblokir jalan provinsi tepatnya di Desa Andeposando, Kecamatan Tongauna.

Sebelumnya, jalan yang diketahui menghubungkan Kabupaten Kolaka Timur dan Konawe itu diblokir atau ditutup warga sekitar gara-gara tak kunjung di aspal.

Dalam pertemuan itu juga Kristian menjaminkan diri kepada warga yang mmenutup akses jalan provinsi itu.

Baca juga: Jalan Provinsi di Kecamatan Tongauna Konawe Diblokir, Gegara Tak Diaspal, Kontraktor Melarikan Diri

"Saya sudah konfirmasi di Dinas PUPR, jalan ini memang merupakan kewenangan provinsi bukan Pemerintah Kabupaten Konawe," kata Kristian.

Kristian khawatir, anggaran perbaikan jalan tersebut menyebrang ke Tahun 2022.

"PUPR Provinsi akan memberikan jawaban besok untuk pertemuan. Biar saya jadi jaminan kebetulan ini wilayah saya," lanjutnya.

Kristian bilang, Ia bakal memfasilitasi pertemuan pihak Dinas PUPR Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan warga tersebut.

Kristian juga meminta agar warga yang memblokir jalan untuk membuka akses jalan yang diblokir itu.

Baca juga: 10 Jam Evakuasi Pekerja Bangunan yang Tewas Terjatuh di Septic Tank, Tim Damkar Nyaris Pingsan

"Kasian juga warga kita khususnya pengusaha-pengusaha istilahnya semualah khususnya di Dapil lima kalau ditutup jalan ini," tambahnya.

Warga pun sepakat dengan usulan itu. Tak lama, warga membuka kembali jalan yang diblokir dan para pengendara yang sempat mengalami macet pun dapat melintas.

Jalan Provinsi di Kecamatan Tongauna Kabupaten Konawe di blokir warga sekitar, Senin (13/12/2021).
Jalan Provinsi di Kecamatan Tongauna Kabupaten Konawe di blokir warga sekitar, Senin (13/12/2021). (Arman Tosepu)


Sebelumnya diberitakan, Jalan Provinsi di Kecamatan Tongauna Kabupaten Konawe di blokir warga sekitar, Senin (13/12/2021).

Jalan yang diketahui menghubungkan Kabupaten Kolaka Timur dan Konawe itu diblokir atau ditutup warga sekitar gara-gara tak kunjung di aspal.

Dari pantauan TribunnewsSultra.com, pemblokiran jalan dilakukan tepat di Desa Andeposandu, Kecamatan Tongauna.

Akibat pemblokiran jalan tersebut, kemacetan kendaraan yang menuju arah Unaaha maupun sebaliknya tidak terhindarkan.

Jalan ini juga sebelumnya telah dilakukan perbaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui kontraktor sepanjang kurang lebih 5 KM.

Baca juga: Pria Diduga ODGJ di Majene Aniaya Warga Menggunakan Senjata Tajam: 4 Korban Alami Luka Tusuk

Perbaikan jalan itu dimulai dari Kelurahan Tongauna sampai dengan pertengahan Desa Asao.

Namun yang baru diaspal oleh pihak kontraktor baru sekitar 200 Meter.

Seorang orator aksi bernama Anjarwan mengatakan, proyek pengerjaan jalan tersebut kurang lebih telah berjalan selama 4 bulan.

Anjarwan juga menuding, pihak kontraktor pengerjaan jalan ini juga telah melarikan diri dari tanggung jawab penyelesaian.

Baca juga: Kemenag Konawe Resmi Kukuhkan Penyuluh Agama Islam, Muh Natsir Harap Pencegahan Aliran Sesat

"Informasi yang kami dapatkan kontraktornya sudah lari. Dinas PUPR Provinsi Sulawesi Tenggara gagal menyikapi ini," kata Anjarwan dalam orasinya.

Anjarwan melanjutkan, akibat terbengkalainya pengerjaan jalan ini membuat perekonomian warga sekitar mati.

Pasalnya, kata Anjarwan, debu yang berasal dari pengerasan sepanjang jalan ini berserakan dirumah dan kios warga.

"Kasian warga, hari ini kami boikot," jelasnya.

Warga yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Tongauna ini juga menggunakan kayu, batu, dan seng untuk memblokir jalan.(*)


(TribunnewsSultra.com, Arman Tosepu)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved