Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

Dinas Koperasi dan UMKM Sulawesi Tenggara: Warga Mudah Dapat Modal Usaha di Bank, Dilatih Mengelola

Dinas Koperasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), memastikan warga bukan saja mudah mendapatkan modal usaha.

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Risno Mawandili
Fadli Aksar/Tribunnewssultra.com
Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Sulawesi Tenggara, Isnain Lakimi. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Dinas Koperasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), memastikan warga bukan saja mudah mendapatkan modal usaha.

Tetapi juga dilatih tentang pengetahuan tentang mengelola koperasi dan UMKM.

Hal itu sebagaimana dilakukan Dinas Koperasi dan UMKM Sultra pada saat pelatihan peningkatan pemahaman dan pengetahuan perkoperasiaan, serta kapasitas dan kompetisi SDM koperasi.

Kegiatan tersebut diselenggarakan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik untuk Peningkatan Kapasitas Usaha Kecil dan Menengah (PK2UKM) tahun anggaran 2021, Selasa (3/11/2021).

Sekertaris Dinas Koperasi dan UMKM Sultra, Isnain Lakimi bertindak sebagai pemateri mengatakan, pelaku koperasi dan UMKM dibekali dengan beberapa metode diberikan oleh panelis kompeten, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas.

Baca juga: Warga Mau Pinjam Modal Usaha di Bank! Lapor Dinas Koperasi dan UMKM Sultra, Diurus Pendamping KUR

Baca juga: Viral Ibu Hamil di Kendari Ditolak Rumah Sakit, Akhirnya Melahirkan di Mobil, Dipicu Aturan BPJS

Agar memudahkan pelaku koperasi dan UMKM dalam meminjam modal usaha di bank mitra kementrian, pihaknya telah memberdayakan pendamping KUR yang tersebar diseluruh daerah di Sultra.

Selain itu lanjut Isnain, juga dipastikan diajarkan cara mengatur merencanakan koperasi dan membuat laporan keuangan, serta penguatan modal.

"Alhamdulilah dengan adanya pendamping KUR yang telah berjalan selama 4 bulan ini, telah banyak usaha dan koperasi yang dikuatkan modalnya," ungkapnya

Ia juga menegaskan dalam pelatihan-pelatihan ke depan, bakal disosialisasikan mengenai hal tersebut, agar semakin banyak pelaku Koperasi dan UMKM yang mengetahui mengenai pendamping KUR.

"Di pelatihan berikutnya kami akan gencar mensosialisasikan mengenai Pendamping KUR ini, karena dalam penguatan modal, kami dapat menfasilitasi, ditambah lagi beberapa Bank telah memberikan respon yang baik," tegasnya.

Baca juga: Dinas Koperasi dan UMKM Sulawesi Tenggara: Pendamping KUR Kuatkan Modal Pelaku Koperasi di Sultra

Baca juga: Pasien Positif Covid-19 di Kota Kendari Bertambah Dua Kasus di Kecamatan Poasia dan Kambu

Seorang pendamping KUR, Arwah mengatakan, sikap membantu serta memudahkan seluruh urusan pelaku Koperasi dan UMKM dalam hal perbankan.

"Pada intinya kami sebagai pendamping KUR itu memfasilitasi para pelaku UMKM untuk mendapatkan akses di perbankan," ucapnya

Namun untuk besaran pinjaman, Arwah membebeekan pihaknya dapat mencairkan dana pinjaman mulai dari Rp10 juta hingga Rp500 juta. (*)

(Fadli/TribunnewsSultra.com)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved