Breaking News:

WSBK 2021 Mandalika Diguyur Hujan Lebat, Seorang Pawang Hujan Polisikan Warganet yang Menghujatnya

Damai Santoso, pawang hujan asal Nusa Tenggara Barat (NTB) melaporkan warganet yang mengoloknya terkait hujan deras yang melanda sirkuit Mandalika.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ifa Nabila
Tangkapan layar YouTube Official iNews
Damai Santoso, pawang hujan asal Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) melaporkan warganet yang mengoloknya terkait hujan deras yang melanda sirkuit Mandalika, ke polisi. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Damai Santoso, seorang pawang hujan asal Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) melaporkan warganet ke kantor polisi.

Hal tersebut dilakukannya lantaran ia merasa dirugikan karena dicemooh warganet perihal hujan yang mengguyur sirkuit Mandalika Lombok Tengah, NTB, Sabtu (20/11/2021) dan Minggu (21/11/2021) lalu.

Diwartakan TribunnewsSultra.com dari unggahan video di kanal YouTube Official iNews, hujan deras yang mengguyur sirkuit Mandalika, pada hari Sabtu dan Minggu kemarin, membuat balapan sesi Race 1 dan 2 World Superbike (WSBK) 2021 tertunda.

Hujan deras tersebut juga menimbulkan sejumlah genangan air di sekitar sirkuit Mandalika.

Peristiwa itu disorot oleh warganet yang beramai-ramai mengolok-olok pawang hujan yang dianggap gagal melaksanakan tugasnya.

Santoso, sang pawang hujan yang tak terima namanya dicemarkan itu pun melaporkan warganet yang memviralkan fotonya di media sosial ke polisi.

Baca juga: Hujan Uang di Jalan Tol California AS, Warga Sampai Berebut, Jalan Ditutup & Polisi Tangkap 2 Orang

Santoso mengaku bahwa jasanya tidak dipakai dalam ajang WSBK 2021 kemarin.

Ia juga menambahkan bahwa jasanya hanya dipakai 1 hari saat Presiden Joko Widodo mengunjungi Mandalika.

"Tidak dipakai waktu balapan, tidak ada, ndak tahu kalau orang lain yang dicari " ungkap Santoso, Senin (22/11/2021).

Selain itu, Santoso juga melampirkan sejumlah bukti pencemaran nama baiknya ke Polres Lombok Tengah,.

Kini laporan dari sang pawang hujan itu tengah diproses oleh Polres Lombok Tengah.

"Jadi kami menerima surat pengaduan dari pihak yang merasa dirugikan, surat tersebut kami ajukan ke pimpinan," jelas Petugas SPKT Polres Lombok Tengah, IPDA Supardi.

Baca juga: Ibu dan Balita 2 Tahun Tewas Tabrak Truk yang Parkir, Kondisi Malam Hujan dan Motor Tak Ada Lampu

"Keputusan berikutnya akan pimpinan." imbuhnya.

Meski sempat terkendala hujan deras, ajang balapan WSBK berjalan lancar dan selesai sesuai jadwal.

(TribunnewsSultra.com/Nina Yuniar)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved