Breaking News:

Nirina Zubir Disebut Terima Hasil Penjualan Aset Mendiang Ibunya, Riri Khasmita Siap Serang Balik

Kasus mafia tanah antara Nirina Zubir dengan mantan ART-nya, Riri Khasmita semakin memanas, pengacara tersangka menuding sang artis telah berbohong.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ifa Nabila
Tribunnews.com/Bayu Indra Permana
Nirina Zubir ditemui usai mengecek laporannya di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (17/11/2021).Nirina Zubir Sakit Hati ART Hidup Mewah dari Uang Penjualan Sertifikat Tanah Milik Almarhum Ibunya. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Semakin memanas, pihak tersangka mafia tanah Riri Khasmita, mantan asisten rumah tangga (ART) Nirina Zubir sebut sang artis telah berbohong.

Aktris Nirina Zubir yang merupakan korban dari aksi mafia tanah yang merugikan keluarganya hingga Rp 17 miliar kini akan diserang balik oleh mantan ART-nya itu.

Dilansir TribunnewsSultra.com dari Surya.co.id, serangan tersebut ditujukan kepada Nirina yang disebut melakukan kebohongan besar.

Syahrudin, pengacara Riri, menyebut bahwa dirinya sudah memegang bukti kebohongan Nirina.

Hal itu disampaikan oleh Syahrudin dalam tayangan Youtube, Minggu (21/11/2021).

Syahrudin mengungkapkan bahwa mendiang ibu Nirina, Cut Indria Marzuki, sempat mengalami kesulitan dalam pengurusan pajak asetnya.

Baca juga: Tangis Nirina Zubir Pecah saat Bertemu Mantan ART Riri Khasmita yang Rugikan Keluarga Rp 17 Miliar

Pun Syahrudin juga menyatakan bahwa anak-anak almarhumah Cut Indria Marzuki tidak peduli dengan ibu mereka yang sedang mengalami kesulitan.

Rilis penangkapan tiga pelaku penggelapan aset orangtua Nirina Zubir, di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (18/11/2021)
Rilis penangkapan tiga pelaku penggelapan aset orangtua Nirina Zubir, di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (18/11/2021) (Kolase Instagram @nirinazubir_/Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Ibunda Nirina akhirnya meminta bantuan pada Riri untuk mengagunkan beberapa aset ke bank.

"Alibi awal menjual ini adalah ibunya ini harus bayar pajak, bayar apa, kan asetnya banyak," ungkap Syahrudin.

"Sementara anaknya enggak ada yang peduli, makanya dibeli orang lain," lanjutnya.

Halaman
1234
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved