Berita Kendari
Kendaraan Dinas, Mobil Ambulans hingga Pemadam Kebakaran di Kota Kendari Bakal Dipasangi GPS
Pemerintah Kota Kendari bakal memasang alat pelacak atau global positioning system (GPS) pada kendaraan layanan publik.
Penulis: Amelda Devi Indriyani | Editor: Sitti Nurmalasari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/wali-kota-kendari-sulkarnain-kadir-soal-gps-kendaraan-layanan-publik.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Pemerintah Kota Kendari bakal memasang alat pelacak atau global positioning system (GPS) pada kendaraan layanan publik.
Adapun kendaraan layanan publik tersebut di antaranya mobil ambulans, mobil pemadam kebakaran termasuk kendaraan dinas.
Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan, rencana pemasangan GPS pada kendaraan yang diprioritaskan tersebut diharapkan bisa merespon secara cepat kebutuhan masyarakat.
Sehingga, kata dia, pihaknya dapat mengetahui posisi dan pemanfaatan dari masing-masing kendaraan tersebut.
"Tidak hanya mobil sampah nanti mobil pemadam kebakaran, mobil ambulans termasuk kendaraan dinas kita akan pasang GPS supaya difungsikan sesuai dengan fungsinya dalam penganggaran," katanya.
Baca juga: 6 Peserta CPNS Konawe Utara di Diskuaslifikasi, BKN Sebut Terindikasi Curang Saat Tes SKD
"Jadi kita tahu mobil mana yang paling dekat dengan tempat kejadian, sehingga nanti respon terhadap situasi dan kondisinya bisa semakin baik," tambahnya.
Sebelumnya, alat GPS telah dipasang pada mobil sampah baru sebanyak 10 unit, sehingga bisa dipantau pergerakannya.
Pemasangan GPS, kata dia, akan menjadi bahan evaluasi dalam perencanaan pengadaan kendaraan, sekaligus penataan konsep pelayanan desentralisasi atau sentralisasi di Kota Kendari.
"Kan ada gagasan mobil sampah disimpan di kecamatan tapi kita belum punya data yang cukup untuk mengambil keputusan itu," ujarnya.
Ia menjelaskan, nantinya semua kendaraan yang telah dilengkapi alat GPS akan dipantau di pusat informasi (Media Center).
Baca juga: Kecamatan Baruga Tertinggi Kasus DBD Hingga Oktober 2021, Terendah Kecamatan Nambo
Media Center ini bakal ditempatkan di gedung baru kantor Wali Kota Kendari yang saat ini masih dalam tahap pembangunan.
Dengan adanya GPS ini diharapkan data yang diperoleh dapat mendukung dalam menganalisa, konsep pelayanan yang paling tepat diterapkan Pemerintah Kota Kendari.
Termasuk, kata Wali Kota Kendari ini, memastikan fungsi kendaraan sehingga tidak bisa lagi beroperasi di luar tugasnya.
"Nanti di Media Center Pemkot Kendari yang baru lengkap fasilitas, jadi kita akan tahu di mana posisinya," katanya.
"Karena kita anggarkan semua ini pakai uang masyarakat, uang negara maka dipertanggungjawabkan," tutupnya. (*)
(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)