Breaking News:

Berita Kendari

Kecamatan Baruga Tertinggi Kasus DBD Hingga Oktober 2021, Terendah Kecamatan Nambo

Tercatat pada Oktober 2021 Kota Kendari mengalami kenaikan hingga 14 kasus yang diakibatkan gigitan nyamuk Aedes Aegypti.

(Amelda Devi Indriyani/TribunnewsSultra.com)
Tercatat pada September 2021 Kota Kendari mengalami kenaikan sepuluh kasus yang diakibatkan gigitan nyamuk Aedes Aegypti. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kasus demam berdarah dangue atau DBD di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara sedang mengalami kenaikan.

Tercatat pada Oktober 2021 Kota Kendari mengalami kenaikan hingga 14 kasus yang diakibatkan gigitan nyamuk Aedes Aegypti.

Berdasarkan data Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Kendari, total kasus DBD di Kota Kendari Januari - Oktober 2021 sebanyak 176 kasus.

Sedangkan kasus meninggal hingga Oktober 2021 masih di 3 kasus.

Baca juga: Diakhir Masa Jabatan Badan Eksekutif Mahasiswa Gelar UHO FACE Realisasikan 22 Kegiatan dan 6 Program

Kasus DBD paling banyak terjadi di Kecamatan Baruga yakni 43 kasus, disusul Kecamatan Kendari Barat 32 kasus.

Kemudian Kecamatan Kadia 25 kasus, Puuwatu 24 kasus, Wua-Wua 15 kasus, Abeli 10 kasus.

Poasia 9 kasus, Mandonga 6 kasus, Kambu dan Kendari 5 kasus.

Sementara kecamatan paling rendah kasus DBD berada di Kecamatan Nambo yakni 2 kasus.

Baca juga: Layani Pria Hidung Belang, Wanita Hamil 6 Bulan Rampok Harta Benda Teman Kencan Bersama Suami

Sementara itu, beberapa waktu lalu Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari, Rahmingrum mengimbau agar masyarakat tetap waspada atas penularan virus tersebut.

Dengan cara selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Selain itu, pihaknya juga rutin melakukan penyemprotan insektisida untuk membunuh nyamuk (fogging) ke sejumlah lokasi adanya laporan warga terjangkit guna memberantas DBD.

“Kita rutin lakukan penyemprotan untuk mencegah masifnya penularan DBD utamanya di daerah-daerah yang ditemukan kasus DBD,” ujarnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved