Berita Kendari

PLN Kendari Bakal Bangun 2 Stasiun Pengisian untuk Kendaraan Listrik Umum, Dioperasikan Akhir 2021

Perusahaan Listrik Negara (PLN) Kendari akan menghadirkan 2 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Kota Kendari.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Laode Ari
Muhammad Ridwan Kadir/Tribunnewssultra.com
Manager Pemasaran dan Layanan PLN Kendari, Muh Syamsul Kamar. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,KENDARI - Perusahaan Listrik Negara atau PLN Kendari akan menghadirkan 2 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Kota Kendari.

SPKLU sudah mulai sementara dibangun yang berlokasi di PLN Wuawua dan Kantor Wali Kota yang direncanakan bakal dioperasikan pada akhir tahun 2021.

Hal tersebut sebagai bentuk dukungan PLN kepada pemerintah dalam rangka menggenjot energi ramah lingkungan di Indonesia. 

Manager Pemasaran dan Layanan PLN Kendari, Muh Syamsul Kamar mengatakan Pemerintah Indonesia menargetkan industri mobil nasional pada 2025 mendatang capai 20 persen.

"Dengan hadirnya pasar industri kendaraan listrik maka peran dari PLN sendiri yakni membangun infrastruktur dalam kebutuhan pengisian listrik kendaraan kepada pelanggan,"ucapnya, Senin (15/11/2021).

Baca juga: PLN Siap Melayani 18 Ribu Pelanggan Baru di Konawe Selatan Sulawesi Tenggara

Kata Syamsul, fasilitas pengecasan kendaraan atau SPKLU tersebut hingga sampai saat ini di Indonesia sudah mencapai 187 titik yang tersebar.

Terkait dengan transaksi atau pembayarannya pengguna bisa membayar pengisian atau pengecasan melalui aplikasi PLN Mobile.

"Dulu kendaraan konvensional yang ada dipasaran masih membutuhkan BBM yang ada di SPBU, saat ini dengan munculnya industri kendaraan listrik maka PLN hadir dengan memberikan SPKLU sebagai pengganti,"jelasnya.

Syamsul menambahkan, tak cuma fasilitas umum yang disediakan melainkan PLN juga telah menyediakan Home Charge untuk pengguna kendaraan listrik yang mengisi daya di rumah.

Karena membutuhkan daya yang lumayan besar maka PLN juga memberikan diskon 30 persen bagi pelanggan yang ingin memasang daya pengecasan di rumah.

"Tentunya hal itu sebagai bentuk komitmen PLN untuk pengguna kendaraan listrik dan untuk mendukung energi ramah lingkungan,"ujarnya.

Baca juga: PT PLN UP3 Kendari Hadirkan Promo Super Dahsyat, Peringati Hari Listrik Nasional 2021

Manager Pemasaran itu menjelaskan untuk pengisian satu mobil dari nol hingga seratus persen membutuhkan waktu sekitar 57 menit atau sejam.

Tak hanya itu saja, PLN pun memberikan diskon kepada pelanggan yakni pada saat pemakaian atau saat pengecasan kendaraan listrik .

"Diskon yang kami berikan itu mulai dari pukul 22.00 wita hingga subuh 05.22 wita, hal itu karena biasanya pelanggan melakukan pengisian daya di jam tersebut,"ujarnya.

Menurutnya, saat ini banyaknya produsen kendaraan baik roda empat maupun roda dua yang sudah mengarahkan produksi ke kendaraan listrik, baik dari pabrikan eropa maupun jepang.

Ia juga menjelaskan terkait manfaat dari penggunaan mobil listrik yakni sejalan dengan rencana pemerintah dalam mengurangi emisi maka dengan adanya inovasi terbaru ini bakal diwujudkan kedepannya.

Kedua, kendaraan itu tak membutuhkan komponen yang lebih banyak seperti oli dan lain sebagainya, sehingga penguna tak perlu lagi menggantinya secara rutin. (*)

(TribunnewsSultra.com/Muh Ridwan Kadir)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved