Breaking News:

Berita Konawe Utara

Polda Sultra Tak Tangkap Penambang Ilegal di Blok 90 Lasolo Konawe Utara, Atur Damai ke Pemilik IUP

Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) tak tangkap penambang ilegal di Blok 90, Kabupaten Konawe Utara (Konut).

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) tak menangkap penambang ilegal di Blok 90, Kabupaten Konawe Utara (Konut). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) tak menangkap penambang ilegal di Blok 90, Kabupaten Konawe Utara (Konut).

Diketahui, penambangan ilegal tersebut diduga dilakukan di lokasi izin usaha pertambangan (IUP) PT Prima Graha Wahana Lestari (PT PGWL) dan PT Bumi Graha Usaha Raya (PT BUGR).

Dua perusahaan tambang ini memiliki luas lahan sekitar 293 hektar yang berada di Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konut, Provinsi Sultra.

Polda Sultra pun didesak untuk menindak tegas dengan menangkap para penambang dan menyita alat berat yang digunakan.

Namun, alih-alih menindak tegas, Polda Sultra malah membiarkan sejumlah perusahaan untuk pergi dari lahan itu tanpa pertanggungjawaban hukum.

Baca juga: Pemuda di Morosi Konawe Ditangkap Polisi, Modus Pinjam untuk Jemput Istri, Curi Motor Korban

Direktur Reserse dan Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sultra Kombes Pol Heri Tri Maryadi mengatakan, pemilik IUP tidak lagi mempermasalahkan kasus itu.

Ia mengklaim, pihak perusahaan pemilik IUP dan diduga penambang ilegal sepakat berdamai sehingga tak ada penindakan.

"Tidak ada (penindakan), karena sudah ada komunikasi dengan pemilik IUP," ujar Kombes Pol Heri Tri Maryadi saat dihubungi melalui WhatsApp Messenger, Senin (8/11/2021).

Penambangan Ilegal

Sebelumnya, Polda Sultra didesak menghentikan aktivitas dugaan penambangan ilegal di Kabupaten Konawe Utara (Konut).

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved