Breaking News:

Berita Kendari

Hari Sumpah Pemuda, Fisip UHO Gelar Dialog Kepemudaan, Angkat Isu Pemuda di Pemilu dan Pilkada

Dialog kepemudaan tersebut mengusung tema 'Wajah-Wajah Baru Pada Pemilu dan Pilkada di Sulawesi Tenggara Tahun 2024'.

Penulis: Husni Husein | Editor: Muhammad Israjab
(Husni Husein/TribunnewsSultra.com)
Dialog Kepemudaan yang berlangsung di Aula Laki Laponto Fisip UHO dimulai sekira pukul 10:00 Wita, Kamis (28/10/2021) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Peringati Hari Sumpah Pemuda, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Halu Oleo atau FISIP UHO gelar dialog kepemudaan.

Dialog kepemudaan tersebut mengusung tema 'Wajah-Wajah Baru Pada Pemilu dan Pilkada di Sulawesi Tenggara Tahun 2024'.

Sebagai pembicara, Anggota DPRD Sultra, Abdul Salam Sahadia, Anggota DPRD Kota Kendari, Rizki Brilian Pagala, Ketua DPD AMPI Sultra, Radhan Algindo, dan Ketua KNPI Sultra, Hidayatullah.

Baca juga: Video Viral Kakek-kakek Pemulung Dipukuli Warga hingga Terjatuh, Dituduh Curi Tas Pedagang Sayur

Anggota DPRD Kota Kendari, Rizki Brilian Pagala mengatakan pemilu dan pilkada mendatang merupakan babak baru bagi para pemuda dalam menentukan pilihannya.

"Rerata bupati dan wali kota kita sudah memasuki masa kepemerintahan 2 periode artinya pemilu mendatang merupakan calon kosong," katanya, Kamis (28/10/2021).

"Kita mempunyai kesempatan yang sama untuk melihat daerah ini dengan potensi dan akselerasi seberapa mampu kita pada pilkada mendatang," lanjutnya.

Sementara itu, Ketua DPD AMPI Sultra, Radhan Algindo mengungkapkan agar pemuda di Sulawesi Tenggara tak bertidak yang dapat menurunkan kualitas dari pemuda iti sendiri.

"Saya ingin kepada teman-teman sekalian melakukan hal yang sama sehingga pemuda di Sulawesi Tenggara itu dapat bersaing dengan pemuda di wilayah Indonesia lainnya karena yang mengerti anak muda, anak muda sendiri," terangnya.

Baca juga: Profil Sunario Sastrowardoyo Tokoh Sumpah Pemuda 28 Oktober, Sosok Kakek Buyut Artis Dian Sastro

Ketua KNPI Sultra, Hidayatullah menerangkan mahasiswa harus pintar dalam berpolitik.

"Terkait dengam tema, wajah baru ini bukan hanya memberikan kata-kata manis namun seyogyahnya dapat bertindak di masyarakat," tuturnya.

Untuk diketahui, Dialog kepemudaan itu berlangsung di Aula Laki Laponto Fisip UHO dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Tampak para peserta yang hadir antusias dalam menyimak materi dibawakan para narasumber yang hadir. (*)

(TribunnewsSultra.com/Husni Husein)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved