Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

Bea Cukai Kendari Musnahkan 3,2 Juta Batang Rokok dan 299 Botol Minuman Alkohol Senilai Rp4 Miliar

Secara simbolis, juga digelar di halaman Kantor Bea Cukai Kendari, di Jl Konggoasa, Kelurahan Kandai, Kota Kendari, Provinsi Sultra Kamis (21/10/2021)

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Muhammad Israjab
Fadli Aksar/TribunnewsSultra.com)
Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Kendari musnahkan 3,2 juta batang rokok dan 299 botol minuman alkohol, digelar di halaman Kantor Bea Cukai Kendari, di Jl Konggoasa, Kelurahan Kandai, Kota Kendari, Provinsi Sultra, Kamis (21/10/2021) pagi. (Foto: Fadli Aksar) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Kendari musnahkan 3,2 juta batang rokok dan 299 botol minuman alkohol.

Adapun pemusnahan dilakukan di dua lokasi yakni di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan cara ditimbun menggunakan eksavator.

Secara simbolis, juga digelar di halaman Kantor Bea Cukai Kendari, di Jl Konggoasa, Kelurahan Kandai, Kota Kendari, Provinsi Sultra, Kamis (21/10/2021).

Di halaman Bea Cukai Kendari, pemusnahan rokok ilegal dilakukan dengan cara dibakar di 3 wadah pembakaran.

Baca juga: Viral Lele PUBG Video 13 Detik, Bareskrim Polri Turun Tangan Telusuri Cari Penyebar Video Asusila

Sementara, untuk minuman alkohol dalam bentuk kemasan botol dihancurkan dengan menggunakan martil.

Barang ilegal ini merupakan hasil penindakan Bea Cukai Kendari medio 2020 hingga Juni 2021 di wilayah Sultra.

Barang yang dimusnahkan tersebut senilai Rp4 miliar lebih dan berpotensi merugikan negara Rp1,6 miliar lebih.

Pemusnahan turut dilakukan Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan AKP Husni Abda, Kasatpol PP Syamsu Alam.

Baca juga: Nenek 73 Tahun Dianiaya Lalu Dirampok, Kalung Emas Hasil Curian Terjual Rp 10,5 Juta

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Kendari Purwanto Hadi Waluja mengatakan, pihaknya menindak total 46 pelanggaran bea dan cukai selama 2020 hingga Juni 2021.

"11 pelanggaran cukai pada 2020, 2 pelanggaran kepabeanan dan 33 pelanggaran cukai pada 2021," kata Purwanto saat ditemui usai pemusnahan.

Pemusnahkan 3 juta batang rokok dan minuman alkohol, digelar di halaman Kantor Bea Cukai Kendari, di Jl Konggoasa, Kelurahan Kandai, Kota Kendari, Provinsi Sultra, Kamis (21/10/2021) pagi. (Foto: Fadli Aksar)
Pemusnahan 3,2 juta batang rokok dan 299 botol minuman alkohol, digelar di halaman Kantor Bea Cukai Kendari, di Jl Konggoasa, Kelurahan Kandai, Kota Kendari, Provinsi Sultra, Kamis (21/10/2021) pagi. (Foto: Fadli Aksar) (Fadli Aksar/TribunnewsSultra.com))

Sebanyak 46 Penindakan di tahun 2020 hingga Juni 2021 merupakan hasil dari penindakan operasi targeting, operasi pasar (Gempur), patroli darat dan laut

Baca juga: Pria Ini Dituduh Curi Motor hingga Tewas Dibakar, Ternyata Tak Ada Bukti Warga Kehilangan Motor

Ia menjelaskan, pelanggaran di bidang kepabeanan karena merupakan barang impor yang dilarang atau dibatasi untuk diimpor dan tidak diberitahukan secara tidak benar.

Sebagaimana dimaksud dalam pasal 53 ayat 4 Undang-Undang nomor 17 tahun 2006 tentang perubahan atas Undang-Undang nomor 10 tahun 1995 Tentang Kepabeanan.

Pelanggaran di bidang cukai yaitu melanggar pasal 54 Undang-Undang Nomor 39 tahun 2007 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 tahun 1995 tentang Cukai.(*)

(TribunnewsSultra.com/Fadli Aksar)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved