MotoGP

Calon Juara MotoGP 2021 Mau Dibajak, Manajer Sebut Quartararo Baik Tepi Tidak Yamaha

Titel itu bisa jadi ditentukan di MisanoWorld Circuit Marco Simoncelli dalam laga MotoGP Emilia Romagna 2021 pada Minggu 24 Oktober 2021.

Editor: Risno Mawandili
handover
Pembalap Yamaha Monster Energy, Fabio Quartararo, saat mengaspal menunggangi motornya yang bernomor 20. 

Rekan setimnya, Maverick Vinales, hanya dua kali naik podium dengan satu kemenangan sebelum ditendang pada paruh musim ini.

Valentino Rossi yang masih kebagian motor M1 baru di tim Petronas Yamaha SRT bahkan terseok-seok untuk sekadar finis di posisi 10 besar.

Situasi ini akan menaikkan daya tawar Quartararo untuk mendapatkan klausul yang lebih baik saat pembaruan kontraknya yang akan berakhir pada musim depan.

Posisi Quaratararo makin menjadi kuat. Sebab, manajer Quartararo, Eric Mahe, mengungkapkan bahwa ada tiga tawaran yang sudah masuk ke mejanya.

"Kami sudah dihubungi 2,5 tim, maksudnya dua pendekatan yang nyata dan satu tawaran lain yang sepertinya kurang serius," ujar Mahe dilansir dari AutoHebdo.

"Kami akan mengevaluasi tawaran ini pada waktunya dengan tenanga. Fabio masih muda, dia masih memiliki masa depan."

Baca juga: Lowongan Kerja Sulawesi Tenggara, Roxy Kendari Buka Loker Sales Advisor, Simak Kualifikasi

Mahe pun membuka peluang kepindahan Quartararo ke tim lain setelah kontraknya habis dengan Yamaha pada akhir musim depan.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Quartararo memiliki keleluasaan untuk mengevaluasi tawaran yang datang karena prestasinya sekarang.

Yamaha lebih membutuhkan Quartararo daripada Quartararo membutuhkan Yamaha, setidaknya inlah yang tersirat dari kalimat Mahe.

"Fabio akan pergi ke tempat terbaik baginya dan saat ini semuanya terbuka. Untuk sekarang tidak ada yang pasti soal 2023," ujar Mahe.

"Tentu saja Fabio senang dengan performanya, tetapi jika Anda melihatnya lebih detail hasil ini lebih dipengaruhi performa Fabio daripada motornya."

"Kecenderungannya adalah menandatangani kontrak setahun dan opsi perpanjangan. Jika ada prospek nyata, maka Anda harus mengambilnya."

"Akan tetapi strategi utama kami adalah tidak pernah terburu-buru, jadi kami akan melihat apa yang terjadi."

Bicara soal terburu-buru, Yamaha sudah mendapat reputasi sebagai tim yang paling cepat mengumumkan kontrak pembalap tim pabrikan mereka. (*)

Sumber: BolaSport.com

Sumber: BolaSport.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved