MotoGP
Calon Juara MotoGP 2021 Mau Dibajak, Manajer Sebut Quartararo Baik Tepi Tidak Yamaha
Titel itu bisa jadi ditentukan di MisanoWorld Circuit Marco Simoncelli dalam laga MotoGP Emilia Romagna 2021 pada Minggu 24 Oktober 2021.
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Pembalap Yamaha Monster Energy, Fabio Quartararo, makin mendekati gelar juara MotoGP 2021.
Titel itu bisa jadi ditentukan di MisanoWorld Circuit Marco Simoncelli dalam laga MotoGP Emilia Romagna 2021 pada Minggu 24 Oktober 2021.
Untuk mengunci gelar juara, El Diablo cuma butuh sekali finis didepan sang rival saat ini, pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia.
Sebagaiamana diketahui, MotoGP 2021 bakal menggelar seri ke-16 bertajuk Emilia Romagna di Misano, Italia, Jumat 22 - Minggu 24 Oktober 2021.
Tinggal tersisa tiga lintasan lagi bagi rider untuk menghabiskan pertarungan di MotoGP 2021.
Lintasan Misano menjadi penting dan menarik untuk ditonton karena menjadi salah satu arena penentu gelar juara MotoGP 2021.
Selangkah lagi Quartararo mendapat titel pertamanya, dan Yamaha akhirnya merasakan kembali manisnya menjadi juara dunia MotoGP setelah 6 tahun penantian.
Baca juga: Klasemen MotoGP 2021, 3 Catatan Tunggu Fabio Quartararo Juara di Emilia Romagna
Meski demikian, tampaknya hubungan antara Quartararo dan Yamaha tidak lantas menyatu permanen.
Quartararo yang konsisten musim ini tidak begitu puas dengan kekuatan motor Yamaha pabrikan.
Bukti Quartararo konsisten dapat dilihat dari 10 kali finis tiga besar dan 5 kali finis podium pertama.
Ia juga menegaskan performa baiknya dalam hal mencari ritme terbaik, tak pernah absen dari baris start terdepan sejak seri balap ketiga.
Pencapaian itu menempatkan Quartararo di puncak klasemen dengan koleksi 254 poin. Atau unggul 52 poin dari Bagnaia.
Gelar juara pun bisa dikunci oleh Quartararo jika dia mampu finis di depan Bagnaia pada balapan seri MotoGP Emilia-Romagna akhir pekan ini.
Keberhasilan menjadi juara MotoGP di satu sisi akan menegaskan keunggulan Quartararo di antara pembalap Yamaha lain.
Baca juga: Jelang MotoGP Emilia Romagna 2021, Performa Quartararo dan Marquez Disanjung, Yamaha-Honda Disindir
Sebab, perbedaan prestasi Quartararo dengan penunggang motor YZR-M1 pada musim ini ibarat langit dan bumi.
Rekan setimnya, Maverick Vinales, hanya dua kali naik podium dengan satu kemenangan sebelum ditendang pada paruh musim ini.
Valentino Rossi yang masih kebagian motor M1 baru di tim Petronas Yamaha SRT bahkan terseok-seok untuk sekadar finis di posisi 10 besar.
Situasi ini akan menaikkan daya tawar Quartararo untuk mendapatkan klausul yang lebih baik saat pembaruan kontraknya yang akan berakhir pada musim depan.
Posisi Quaratararo makin menjadi kuat. Sebab, manajer Quartararo, Eric Mahe, mengungkapkan bahwa ada tiga tawaran yang sudah masuk ke mejanya.
"Kami sudah dihubungi 2,5 tim, maksudnya dua pendekatan yang nyata dan satu tawaran lain yang sepertinya kurang serius," ujar Mahe dilansir dari AutoHebdo.
"Kami akan mengevaluasi tawaran ini pada waktunya dengan tenanga. Fabio masih muda, dia masih memiliki masa depan."
Baca juga: Lowongan Kerja Sulawesi Tenggara, Roxy Kendari Buka Loker Sales Advisor, Simak Kualifikasi
Mahe pun membuka peluang kepindahan Quartararo ke tim lain setelah kontraknya habis dengan Yamaha pada akhir musim depan.
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Quartararo memiliki keleluasaan untuk mengevaluasi tawaran yang datang karena prestasinya sekarang.
Yamaha lebih membutuhkan Quartararo daripada Quartararo membutuhkan Yamaha, setidaknya inlah yang tersirat dari kalimat Mahe.
"Fabio akan pergi ke tempat terbaik baginya dan saat ini semuanya terbuka. Untuk sekarang tidak ada yang pasti soal 2023," ujar Mahe.
"Tentu saja Fabio senang dengan performanya, tetapi jika Anda melihatnya lebih detail hasil ini lebih dipengaruhi performa Fabio daripada motornya."
"Kecenderungannya adalah menandatangani kontrak setahun dan opsi perpanjangan. Jika ada prospek nyata, maka Anda harus mengambilnya."
"Akan tetapi strategi utama kami adalah tidak pernah terburu-buru, jadi kami akan melihat apa yang terjadi."
Bicara soal terburu-buru, Yamaha sudah mendapat reputasi sebagai tim yang paling cepat mengumumkan kontrak pembalap tim pabrikan mereka. (*)
Sumber: BolaSport.com