Berita Sulawesi Tenggara

Partai Pengusung SBM dan Andi Merya Nur Harus Usul 2 Nama, Segera Pilih Wakil Bupati Kolaka Timur

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara meminta partai pengusung mengusulkan dua nama untuk Wakil Bupati Kolaka Timur (Koltim).

Penulis: Laode Ari | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Sekretaris Komisi I DPRD Sultra, Gunaryo 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tenggara meminta partai pengusung mengusulkan dua nama untuk Wakil Bupati Kolaka Timur (Koltim).

Sekretaris Komisi I DPRD Sultra, Gunaryo mengatakan hasil konsultasi dengan pihak Kemendagri, pemilihan untuk pengisian jabatan Wakil Bupati Koltim bisa terselenggara.

Jika sudah ada kesepakatan dari empat partai pengusung SBM dan Andi Merya Nur untuk mengusulkan nama calon Wakil Bupati Koltim sisa masa jabatan 2021-2024.

Diketahui, empat partai pengusung SBM dan Andi Merya Nur di Pilkada Koltim 2020 yaitu Partai Gerindra, PDIP, Partai Demokrat, dan PAN.

"Selalu itu, DPRD Koltim juga harus segera membentuk panitia khusus atau pansus seleksi," kata Gunaryo melalui keterangan tertulisnya, Jumat (15/10/2021).

Baca juga: DPRD Kolaka Timur Didesak Segera Bentuk Pansus, Isi Kekosongan Jabatan Wakil Bupati Koltim

Menurut Politisi PDIP ini, butuh komitmen partai pengusung untuk mengusulkan dua nama tersebut dan pembentukan pansus seleksi di DPRD Koltim.

Sehingga, proses pemilihan Wakil Bupati Koltim pengganti antar waktu bisa terlaksana secepat mungkin pada tahun 2021 ini.

"Supaya Koltim bisa kembali punya Wakil Bupati Kolaka Timur definitif," kata Gunaryo.

Alumni FISIP UHO ini menjelaskan, dari empat partai pengusung, baru PDIP yang menyatakan sikap dengan mengusung satu nama yakni Diana Massi.

Kata Gunaryo, saat ini tinggal menunggu nama calon yang diusulkan oleh Partai Gerindra, PAN, dan Partai Demokrat.

Baca juga: Bahas Calon Wakil Bupati Kolaka Timur, Pimpinan Partai Pengusung SBM-Andi Merya Nur Sepakati 5 Poin

"Tapi, saya yakin mereka juga sudah siapkan (nama-nama calon)," ujar Gunaryo.

Kemudian, dari hasil kesepakatan empat partai pengusung itu, akan ada dua nama yang diajukan ke dewan untuk dipilih oleh seluruh anggota DPRD Koltim.

“Jadi calonnya tidak bisa kurang atau lebih dari dua orang," tutur anggota DPRD Sultra yang biasa disapa Goen itu. (*)

(TribunnewsSultra.com/La Ode Ari) 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved