Kakak Adik Awalnya Pesta Tuak Bersama, Akhirnya Cekcok saat Bahas Batas Tanah hingga Adik Dianiaya

Aksi penganiayaan terjadi di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Pelaku adalah seorang pria berinisial JP (45).

Editor: Ifa Nabila
Science Photo Library
Ilustrasi penganiayaan. Aksi penganiayaan terjadi di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Aksi penganiayaan terjadi di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.

Pelaku adalah seorang pria berinisial JP (45).

Sedangkan korban adalah adik kandung pelaku, YB (34).

Keduanya adalah warga di Desa Masuppu, Kecamatan Tabang.

Baca juga: Pria 59 Tahun Rudapaksa Gadis 15 Tahun Berkali-kali, Ketahuan setelah Pelaku Ingin Nikahi Korban

Belakangan terungkap, alasan JP tega menganiaya adiknya lantaran ribut masalah batas tanah.

Kejadian bermula saat pelaku baru saja pulang melihat kebunnya pada 6 Oktober 2021 lalu.

Sepulang dari kebun, ia mendatangi rumah adik kandungnya membawa sejerigen tuak.

Saat sedang minum, ia membahas masalah batas tanah.

Di tengah pembahasan itu terjadi percekcokan.

Baca juga: Ngaku Disetrum dan Disandera Begal, Pemuda Ini Bohong, Tutupi Fakta Motor Dibawa Kabur Wanita Malam

Pelaku lalu mengambil parang dan menyabetkan ke adiknya.

Akibatnya, korban mengalami sejumlah luka di bagaian tubuh.

Setelah kejadian, korban masih menjalani perawatan di Puskesmas Tabang.

"Korban masih menjalani perawatan. Korban mengalami luka kurang lebih 10 sabetan parang," ungkap KBO Reskrim Polres Mamasa, Ipda Yunus, Sabtu (9/10/2021).

Baca juga: Nyaris Dicabuli Sesama Jenis, Pria Ini Marah Lalu Aniaya Teman yang Menindihnya hingga Tewas

Kata Yunus, penyidik masih menunggu hasil visum korban dari Puskesmas.

Sementara pelaku, saat ini diamankan di Polres Mamasa.

"Kita masih memeriksa saksi dan bukti-bukti. Tetapi pelaku sudah diamankan," pungkasnya.

(Tribunsulbar.com/Semuel Mesakaraeng)

Artikel ini telah tayang di Tribunsulbar.com dengan judul Polres Mamasa Tunggu Hasil Visum Korban Pembacokan Adik Kandung di Tabang

Sumber: Tribun sulbar
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved