Breaking News:

Berita Kendari

Detik-detik Evakuasi Angkot Terjun ke Sungai di Kota Kendari Jadi Tontonan Warga, Jalan Sempat Macet

Detik-detik evakuasi angkot terjun ke sungai usai tabrak pembatas jalan jembatan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (5/10/2021).

Penulis: Husni Husein | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Husni Husein
Detik-detik proses evakuasi angkot terjun ke aliran sungai usai tabrak pembatas jalan jembatan di Jalan P Antasari, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (5/10/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Detik-detik evakuasi angkot terjun ke sungai usai tabrak pembatas jalan jembatan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (5/10/2021).

Berdasarkan pantauan TribunnewsSultra.com, proses evakuasi itu menjadi tontonan warga hingga pengguna jalan baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

Akibatnya, kemacetan tak terhindarkan terjadi di sepanjang Jalan P Antasari, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Salah seorang warga, Rusdin (33) mengatakan proses evakuasi angkot yang terjun ke sungai, Senin (4/10/2021) kemarin itu, tak berlangsung lama.

"Tidak lama hanya sekitar 30 menit, tapi memang banyak yang menonton sehingga jalan juga jadi sempit," katanya.

Baca juga: Jalan Konggoasa Akses Menuju Pelabuhan Nusantara Kota Kendari Sudah Diaspal, Kini Tak Macet Lagi

Untuk diketahui, proses evakuasi berjalan lancar menggunakan mobil pengangkut alat berat kepolisian dengan dibantu warga sekitar.

Selanjutnya, angkot tersebut di derek warga sekitar menuju ke bahu jalan agar tak menghalangi pengguna jalan raya lainnya.

Angkot terjun ke aliran sungai usai menabrak pembatas jalan jembatan di Jalan P Antasari, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (4/10/2021).
Angkot terjun ke aliran sungai usai menabrak pembatas jalan jembatan di Jalan P Antasari, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (4/10/2021). (Istimewa)

Sebelumnya, sebuah angkutan kota (angkot) atau biasa disebut pete-pete nyungsep, usai tabrak pembatas jalan jembatan di Kendari, Sultra, Senin (4/10/2021).

Akibatnya, angkutan kota tersebut terjun ke aliran sungai di bawah jembatan hingga membuat mobil penyok parah.

Naasnya, angkot nyungsep di Jalan P Antasari, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sultra ini membawa 10 penumpang beserta seorang supir yang masih berstatus pelajar.

Baca juga: Pedagang di Kawasan Jembatan Teluk Kendari Kota Lama Keluhkan Pendapatan Menurun, Sebut Penyebab

"Dari arah Kecamatan Abeli, sopir angkot ini ingin lambung truk, bagaimana kah anak muda, ugal-ugalan," katanya saat ditemui, Senin (4/10/2021).

Katanya, insiden kecelakaan tersebut terjadi sekira pukul 15.30 Wita. Pantauan TribunnewsSultra.com, peristiwa laka lantas ini menjadi tontonan warga bahkan pengguna jalan.

Tampak pengguna jalan baik kendaraan roda dua maupun roda empat memadati lokasi kejadian untuk menyaksikan peristiwa tersebut.

Hal tersebut, membuat arus lalu lintas di area tersebut merayap hingga menimbulkan kemacetan sepanjang satu kilometer. (*)

(TribunnewsSultra.com/Husni Husein)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved