Berita Sulawesi Tenggara

Komoditi Impor Sultra Agustus 2021 Menurun 7 Persen, Bulan Juli Meningkat Berikut Rinciannya

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sultra Agnes Widiastuti, mengatakan nilai impor Sultra pada Agustus 2021 tercatat 109,91 juta.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Muhammad Israjab
ILUSTRASI - Tongkang memuat batu bara di Sungai Barito, Provinsi Kalimantan Selatan. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Terdapat beberapa komoditi impor Sulawesi Tenggara (Sultra) yaitu bahan bakar mineral, mesin dan pesawat 
mekanik, mesin dan peralatan listrik serta bagiannya. 

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sultra Agnes Widiastuti, mengatakan nilai impor Sultra pada Agustus 2021 tercatat 109,91 juta.

"Nilai tersebut mengalami penurunan sebesar 7,08 persen dibanding impor Juli 2021 yang tercatat 118,28 juta dolar,"ujar Agnes, Jumat (1/10/2021).

Sedangkan, menurutnya, volume impor pada Agustus 2021 tercatat 325,09 ribu ton atau naik 95,03 persen dibanding impor Juli 2021 yang tercatat 166,68 ribu ton.

Selama periode Januari 2019 hingga Agustus 2021, nilai impor Sultra tertinggi tercatat pada November 2020 dengan nilai mencapai 341,77 juta dolar.

Baca juga: Pemkot Kendari Pasang Lampu di 15 Titik Kelurahan Watulondo, Program Kendari Terang

Namun yang terendah tercatat di Maret 2019 yaitu 28,75 juta dolar.

Sementara itu, volume impor tertinggi tercatat pada November 2019 yang mencapai 1.707,17 ribu ton dan terendah di Januari 2019 dengan volume 38,99 ribu ton.

Sebelumnya, penurunan impor golongan barang nonmigas terbesar Agustus 2021 dibandingkan Juli 2021 adalah besi dan baja 28,84 juta dolar (66,32 persen). 

Sedangkan peningkatan terbesar adalah Bahan Bakar Mineral 23,79 juta dolar (133,02 persen). 

"Tiga negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari hingga Agustus  2021 adalah Tiongkok 546,10 juta dolar (48,43 persen), Afrika Selatan 205,03  dolar  juta (18,18 persen), dan Australia 147,01 juta dolar (13,04 persen),"ungkapnya.

Baca juga: Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit XL Axiata Sudah Suntik Vaksin Covid-19 kepada 12.050 Warga Medan

Kepala BPS Sultra itu mengatakan golongan penggunaan barang, nilai impor Januari hingga Agustus 2021 terhadap periode yang sama tahun sebelumnya yaitu 2020.

Mengalami penurunan pada barang konsumsi 1,06 juta dolar (47,64 persen), dan bahan modal 90,22 juta dolar (43,31 
persen). 

"Sedangkan bahan baku/penolong naik sebesar 30,18 persen atau senilai  233,80 juta dolar,"tuturnya.

Baca juga: Nilai Impor Sulawesi Tenggara per Agustus 2021 Turun 7,08 Persen, BPS Sultra Catat Volume Naik

Agnes menyebut neraca perdagangan Sulawesi Tenggara Agustus 2021 mengalami surplus  197,36 juta dolar.

Namun secara kumulatif, neraca perdagangan Sulawesi Tenggara Januari hingga Agustus 2021 surplus 1.467,93 juta dolar. (*)

(TribunnewsSultra.com/Muh Ridwan Kadir)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved