Berita Kendari
Pemerataan Timbunan Jalan Depan SMAN 5 Kendari, Warga Sebut Percuma Jika Tak Ada Selokan
Sebelumnya, Warga Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memblokade Jalan Brigjen Katamso, Sabtu (25/9/2021) siang.
Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Muhammad Israjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/jalan-brigjen-katamso-kecamatan-baruga-kota-kendari.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Terdapat jalan rusak dan berlubang, Jalan Brigjen Katamso dekat Sekolah Menengah Atas atau SMA Negeri 5 Kendari, kini tengah dikerjakan denan pengerasan menggunakan tanah timbunan.
Sebelumnya, Warga Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memblokade Jalan Brigjen Katamso, Sabtu (25/9/2021) siang.
Aksi blokade jalan tersebut bentuk protes warga kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra, karena jalan itu tak kunjung di aspal.
Berdasarkan pantauan TribunnewsSultra.com pada Rabu (29/9/2021) jalan tersebut telah dilakukakan pemerataan timbunan.
Menanggapi hal tersebut sejumlah warga mempersoalkan terkait pengerjaan yang dilakukan Pemprov Sultra melalui Dinas Bina Marga Sultra.
Baca juga: Pamit Beli Rokok, Pria Ini Tak Pulang 3 Hari, Ternyata Ditembak hingga Akhirnya Meninggal Dunia
"Paling ditimbun lagi kayak kemarin, pas banjir hancur lagi, bagaimana tidak ada tempat larinya air, hanya disitu-situ saja,"ucap Adin melalui kolom komentar live TribunnewsSultra, Rabu (29/9/2021).
Sementara warga lainnya, Adelia Putri mengatakan ia merasa bersyukur karena jalan tersebut sudah dilakukan perbaikan walau hanya sekedar dilakukan penimbunan.
Adelia mengatakan jalan rusak tersebut sangat disayangkan karena masuk dalam Kota Madya.
"Percuma jika hanya dilakukan penimbunan sementara tak dipikirkan terkait drainasenya atau Selokannya (Dengan Emot ngakak)" ujar Bang Odhe Udin.
Blokade Jalan
Sebelumnya, aksi memblokade jalan satu arah ini dilakukan dengan mendirikan baliho bergambar Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi dan Wakil Gubernur, Lukman Abunawas.
Terlihat juga gambar Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Provinsi Sultra Burhanuddin diapit Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra.
Di bagian bawah gambar bertuliskan "Dicari!!! Bagi yang mengetahui keberadaan orang dalam gambar ini sampaikan jalan yang menghubungkan empat kabupaten sudah banyak makan korban".
Akibat aksi memblokade jalan penghubung, pengendara terpaksa melawan arus untuk menuju ke arah Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Baca juga: Polres Konawe dan Pemerintah Daerah, Gelar Deklarasi Damai Bersama Organisasi Masyarakat
Jalan ini menghubungkan lima kabupaten di Sultra, terdiri dari Kabupaten Konawe Selatan, Bombana, Muna, dan Konawe, dan Buton Tengah.