Kabel USB Tersangkut Dalam Kelamin Seorang Bocah 15 Tahun, Ini Akibatnya
Kabel USB itu masuk dan tersangkut dalam kelamin karena perbuatan sendiri yang didasari rasa penasaran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/ilustrasi-keracunan-makanan.jpg)
Petugas medis berhasil mengeluarkan simpul melalui sayatan, dan kemudian memotongnya dari sisa kabel yang menjuntai di luar alat kelaminnya.
Setelah simpul itu dikeluarkan, sisa dua potong kabel yang menjuntai itu ditarik keluar dari lubang penisnya.
Menurut laporan medis, tidak ada komplikasi dalam pemulihan kesehatan remaja laki-laki itu.
Dia keluar dari rumah sakit esok harinya.
Baca juga: Polisi Bongkar Jaringan Narkoba yang Produksi Ratusan Kilogram Ganja Sintetis
Pengecekan lanjutan 2 pekan setelah operasi menunjukkan tidak ada kerusakan pada alat kelaminnya, tetapi dokter mencatat bahwa remaja laki-laki itu akan membutuhkan pemantauan berkelanjutan di masa depan.
Para dokter mengatakan kasus serupa telah menunjukkan berbagai macam benda telah dimasukkan ke dalam lubang alat kelamin para pria dengan cara yang sama.
Clio Kennedy dan rekan-rekan petugas medis yang merawat remaja 15 tahun itu menyebutkan selain kabel USB, benda-benda yang pernah dimasukkan ke lubang penis dalam kasus serupa, contohnya jarum, peniti, kawat besi, dan kulit pistachio.
Para dokter mencatat bahwa alasan paling umum dari pasien untuk memasukkan benda ke alat kelaminnya adalah karena rasa ingin tahu seksual, praktik seksual setelah mabuk, dan sebagai akibat dari gangguan mental.
Para dokter menerangkan bahwa memasukkan benda ke dalam lubang penis untuk kenikmatan seksual akan membawa sejumlah risiko nyata.
Jika sebuah benda tersangkut di dalam alat kelamin, dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan, seperti sensasi terbakar setelah buang air kecil, urin berdarah, ketidakmampuan untuk buang air kecil, dan ereksi yang menyakitkan.(*)
(Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Penasaran, Bocah ini Masukkan Kabel USB ke Alat Kelamin, Jadi Tersangkut")