Breaking News:

Polisi Bongkar Jaringan Narkoba yang Produksi Ratusan Kilogram Ganja Sintetis

Polisi membongkar jaringan narkoba yang memproduksi ratusan kilogram ganja sintetis atau gorila.

Fandi Permana/Tribunnews.com
Ditres Narkoba Polda Metro Jaya mengamankan 6 tersangka jaringan narkoba home industry yang produksi 157 kg tembakau gorila atau ganja sintetis 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Polisi membongkar jaringan narkoba yang memproduksi ratusan kilogram ganja sintetis atau tembakau gorila.

Dilansir Tribunnews.com, jaringan narkoba lintas provinsi itu memproduksi ganja sintetis di dua apartemen di Jakarta dan Bandung, Jawa Barat.

Berkaitan dengan pengungkapan kasus tersebut polisi turut mengamankan enam tersangka beserta barang bukti narkoba dan alat produksi.

Baca juga: Selidiki Kasus Dugaan Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Polri Analisis 55 Titik CCTV

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, 6 tersangka ditangkap tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya setelah melakukan penyelidikan di wilayah Jakarta dan Jawa Barat.

"Direktorat Reserse Narboba Polda Metro Jaya berhasil mengungkap dua jaringan narkoba home industry ganja jenis sintetis atau biasa disebut gorila. Jaringan ini ditangkap di Jakarta dan Bandung," ujar Yusri di Polda Metro Jaya, Jumat (17/9/2021).

Keenam tersangka yang diamankan tersebut adalah P, AEP, GBS, ES, GR, dan FR.

Dipaparkan, tersangka P ditangkap saat hendak melakukan pengiriman gorila sebanyak 400 gram.

Baca juga: Manfaat Minyak Tawon untuk Kesehatan: Bantu Redakan Nyeri Otot

Saat dilakukan penggeledahan di apartemennya di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, polisi kembali mengamankan barang bukti tembakau gorila sebanyak 4 kg.

Pengembangan pun dilanjutkan dan polisi berhasil mengamankan kerabat P, yakni AEP, yang berperan sebagai kurir.

Barang bukti ratusan kilogram tembakau gorila turut diamankan dari tersangka AEP.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved