Selidiki Penyebab Kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Polisi Libatkan Warga Binaan sebagai Saksi
Penyebab kebakaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Banten masih diselidiki pihak kepolisian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/lapas-kelas-i-tangerang-terbakar.jpg)
Polisi pun membeberkan hasil sementara dari Olah TKP dan pemeriksaan saksi.
Baca juga: Kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang: Tercatat Ada 41 Korban Jiwa
Temukan kabel terbuka
Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Kombes Tubagus Ade Hidayat dari hasil olah tempat kejadian pihaknya menemukan sejumlah kabel dalam kondisi terbuka.
"Tadi dilakukan olah TKP di dalam titik api. Tim menemukan ada kabel-kabel yang terbuka dan lain sebagainya," kata Tubagus di lokasi kejadian.
Meski telah menemukan beberapa barang bukti, polisi belum bisa memastikan apakah kabel yang terbuka itu menjadi penyebab kebakaran.
Untuk itu, tim Puslabfor langsung membawa kabel itu untuk diteliti di laboratorium forensik.
"Apakah terbukanya itu menjadi penyebab atau menjadi sebab terjadinya hubungan pendek ini menjadi harus diuji di lab yang belum disampaikan sekarang," kata Tubagus.
Baca juga: Marak Kasus Pencurian Ban Mobil, Satreskrim Polresta Malang Kota Lakukan Penyelidikan
Hanya satu titik api
Tubagus pun mengungkap bila berdasarkan hasil olah TKP, pihaknya hanya menemukan satu titik api.
Api diduga berasal dari langit-langit atau plafon.
"Kemudian dari olah TKP disimpulkan bahwa titik api hanyalah satu, titik api bersumber dari satu titik," katanya.
Ia menduga titik api tersebut mengenai plafon bangunan yang terbuat dari triplek. Dengan begitu api cepat membesar.
"Kemudian titik api mengenai atap di balik plafon, plafonnya terbuat dari triplek yang mudah terbakar," kata Tubagus.
Baca juga: Kasus Perusakan Rumah Ibadah Ahmadiyah: Anak di Bawah Umur Turut Jadi Tersangka
Ada ledakan
Menurut keterangan saksi yang dikantongi polisi, selain plafon tripleks, indikasi awal mula api membesar juga dari adanya ledakan.