Cek 6 Jenis Bantuan Pemerintah Bakal Cair September Ini, Mulai Kuota Internet hingaa Kartu Prakerja
Bantuan Pemerintah Indonesia dianggarkan melalui Pemulihan Ekonomi Nasional, nilainya meningkat (Rp699 triliun menjadi Rp744 triliun).
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Cek 6 jenis bantuan pemerintah yang bakal cair bulan September 2021.
Bantuan Sosial (bansos) mulai dari subsidi listrik dari bantuan kuota internet hingga kartu prakerja.
Untuk dikethui, bansos masih akan terus diberikan kepada masyarakat terdampak pancemi Covid-19.
Bantuan Pemerintah Indonesia dianggarkan melalui Pemulihan Ekonomi Nasional, nilainya meningkat (Rp699 triliun menjadi Rp744 triliun).
Setidaknya ada enam jenis bantuan sosial yang bakal diberikan pemerintah cair bulan ini: September 2021.
Baca juga: Cair September 2021, Kuota Internet Gratis dan Bantuan UKT Ini Cara Mendapatkannya
Baca juga: Cara Cek Penerima Bantuan Sosial dari Pemerintah, Kunjungi Laman cekbansos.kemensos.go.id
Bansos disalurkan melalui kementerian terkait.
Diantaranya Kementerian Sosial serta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).
Lalu bansos apa saja yang bakal cair bulan ini?
1. Bantuan kuota internet
Mengutip Kompas.com, 5 Agustus 2021, Mendikbud Ristek Nadiem Makarim mengatakan, bantuan kuota internet ini akan disalurkan secara berkala setiap bulannya pada tanggal 11-15.
Dimulai dari 11-15 September, 11-15 Oktober, lalu 11-15 November 2021.
Kuota bantuan internet berlaku selama 30 hari sejak diterima.
Bantuan kuota internet diberikan guna mendukung kegiatan pembelajaran jarak jauh (PJJ) kepada 26,8 juta siswa dan tenaga pengajar dari berbagai jenjang pendidikan.
Baca juga: Akhir Pekan Ini, 9 Pertandingan BRI Liga 1 2021 Sehari 3 Pertandingan Berikut Daftarnya
Berikut ini rincian besaran kuota internet yang diterima:
- Siswa PAUD akan menerima bantuan kuota internet sebesar 7 GB per bulan.
- Siswa SD, SMP, dan SMA akan memperoleh bantuan kuota internet sebesar 10 GB.
- Pendidik PAUD dan jenjang pendidikan SD hingga SMA akan mendapatkan kuota bantuan internet sebesar 12 GB per bulan.
- Khusus untuk mahasiswa dan dosen bakal menerima bantuan kuota internet sebesar 15 GB per bulan.
2. Subsidi listrik PLN
Pemerintah kembali memperpanjang subsidi listrik hingga Desember 2021 mendatang.
Melansir Kompas.com, Selasa (31/8/2021), perpanjangan pemberian bantuan tersebut disampaikan oleh Kementerian ESDM.
Alasannya karena PPKM masih diberlakukan di Jawa-Bali.
Stimulus listrik adalah program pemberian diskon tarif listrik pelanggan rumah tangga, bisnis, dan industri sebagai bagian rangsangan ekonomi akibat pandemi Covid-19.
Baca juga: Rans Entertainment Buka Lowongan Kerja Bagi Lulusan S1 sampai 15 September, Cek Posisi & Syaratnya
Ada 2 cara untuk mendapatkan subsidi listrik yakni melalui website dan aplikasi PLN Mobile, yakni:
a. Melalui website portal.pln.co.id Buka situs www.portal.pln.co.id
- Pilih menu Stimulus Covid-19 (Token Gratis/Diskon)
- Masukkan ID Pelanggan atau nomor KTP, nama lengkap, alamat dan kode captcha atau Nomor Meter
- Kemudian Token Gratis akan ditampilkan di layar
- Pelanggan bisa memasukkan Token Gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan.
b. Melalui aplikasi PLN Mobile Buka aplikasi PLN Mobile yang dapat diunduh di PlayStore atau AppStore
- Klik "PLN Peduli Covid-19" pada bagian Info & Promo
- Masukkan ID Pelanggan/Nomor Meter
- Token gratis akan muncul
- Pelanggan bisa memasukkan Token Gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan
- Jika pelanggan termasuk dalam kategori penerima diskon listrik, maka akan muncul keterangan besaran diskon yang diberikan.
3. Bantuan Subsidi Upah/Gaji (BSU)
BSU Tahap 1-3 telah disalurkan, kini masyarakat menunggu tahap 4.
Penerima bantuan adalah para pekerja/buruh yang terdampak pandemi corona.
Bantuan pemerintah itu ditransfer melalui rekening.
Bantuan itu sebenarnya adalah subsidi gaji/upah sebesar Rp 500.000 untuk dua bulan yang dibayarkan sekaligus, sehingga penerima bantuan mendapat Rp 1 juta sekaligus.
Diberitakan Kompas.com, Selasa (31/8/2021), pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) kembali menyalurkan subsidi gaji tahap 4 kepada 1,8 juta calon penerima.
Sekretaris Jenderal Kemnaker Anwar Sanusi menjelaskan pihaknya telah menerima data calon penerima bantuan subsidi gaji tahap 4 pada 25 Agustus 2021.
Baca juga: Batal ke Real Madrid, Kylian Mbappe Curhat di Instagram, Sindir PSG?
Adapun syarat penerima BSU tahun ini adalah:
- Warga negara Indonesia yang dibuktikan dengan kepemilikan nomor induk kependudukan.
- Peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan bulan Juni 2021.
- Mempunyai gaji/upah paling banyak sebesar Rp 3,5 juta per bulan (atau sesuai UMK).
- Bekerja di wilayah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat level 3 (tiga) dan level 4 (empat) yang ditetapkan oleh pemerintah.
- Diutamakan yang bekerja pada sektor usaha industri barang konsumsi, transportasi, aneka industri, properti dan real estate, perdagangan dan jasa kecuali jasa pendidikan dan kesehatan, sesuai dengan klasifikasi data sektoral di BPJS Ketenagakerjaan.
4. Program Keluarga Harapan (PKH)
Diberitakan Kompas.com, 19 Juli 2021, dalam rapat terbatas mengenai evaluasi PPKM Darurat yang diselenggarakan di Istana Merdeka 18 Juli 2021, Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan bahwa program PKH masih berlangsung hingga Desember 2021.
Berikut ini sasaran dan besaran dana bantuan yang diberikan:
- ibu hamil: Rp 3 juta/tahun (Rp 750.000/triwulan)
- balita: Rp 3 juta/tahun (Rp 750.000/triwulan)
- siswa SD: Rp 900.000/tahun (Rp 125.000/triwulan)
- siswa SMP: Rp 1,5 juta/tahun (Rp 75.000/triwulan)
- siswa SMA: Rp 2 juta/tahun (Rp 500.000/triwulan)
- disabilitas: Rp 2,4 juta/tahun (Rp 600.000/triwulan)
- lansia: Rp 2,4 juta/tahun (Rp 600.000/triwulan).
5. Kartu Sembako
Program Kartu Sembako juga masih akan berjalan bulan September ini.
Hal itu disampaikan dalam kesempatan yang sama oleh Sri Mulyani.
Setiap keluarga mendapatkan bantuan sebesar Rp 200.000 per bulan dari Januari hingga Desember.
"Pemerintah memberikan kartu sembako kepada 18,8 juta keluarga. Di mana yang 10 juta adalah keluarga PKH tadi," kata Sri Mulyani.
6. Kartu Pra Kerja
Program Kartu Prakerja yang dimulai sejak tahun lalu masih dilanjutkan hingga kini.
Dalam rapat terbatas disebutkan Sri Mulyani bahwa program tersebut akan dibuka lagi untuk 2,8 juta peserta.
"Kami akan tambahkan Rp 10 triliun lagi, sehingga program prakerja bisa menambah jumlah peserta dengan tambahan 2,8 juta peserta," ujar Sri Mulyani.
Di semester kedua 2021 yang sudah dibuka adalah gelombang 18 dan gelombang 19.
Masing-masing kuotanya 800.000 orang.
Pendaftaran Prakerja gelombang 19 telah ditutup pada 29 Agustus 2021.
Sehingga total kuota yang masih tersisa adalah 1.200.000 orang.
Pendaftaran Prakerja biasanya dibuka setiap minggunya. Kini masyarakat masih menantikan pembukaan Prakerja Gelombang 20 yang kemungkinan akan dibuka pekan ini. (*)
(Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "6 Bansos Pemerintah yang Akan Cair Bulan September, Apa Saja?)