Breaking News:

Berita Konawe Selatan

Aksi Senyap Maling di Konawe Selatan, Gasak 24 HP Mahal dalam Sekejap, Korban Rugi Ratusan Juta

Aksi senyap maling di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggasak 24 unit handphone mahal berbagai merek.

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Aksi senyap maling di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggasak 24 unit handphone mahal berbagai merek. Aksi itu terjadi di toko handphone Faraphone Moramo di Desa Moramo, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konsel, Selasa (31/8/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Aksi senyap maling di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggasak 24 unit handphone mahal berbagai merek.

Aksi pencurian itu terjadi di Toko Handphone Faraphone Moramo di Desa Moramo, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan, Selasa (31/8/2021).

Pemilik Toko Handphone Faraphone Moramo, Pendi Sikma telah melaporkan kejadian tersebut ke Kepolisian Sektor atau Polsek Moramo, Kabupaten Konawe Selatan, Sultra.

Laporan itu tercatat dalam Surat Tanda Bukti Lapor Nomor: STBL/08.a/VIII/2021/Sek Moramo tertanggal hari ini.

Pendi Sikma menduga aksi pencurian ini dilakukan pukul 03.00 WITA dan ketahuan barang dagangannya telah raib setengah jam setelahnya.

Baca juga: Hendak Jerat Ayam, 2 Pria di Konawe Selatan Malah Embat Mesin Traktor, Dijual ke Petani asal Palopo

"Ketahuan 03.30 WITA, setelah dicek sudah kosong, saya langsung dikabari orangtua," kata Pendi Sikma saat dihubungi melalui telepon, Selasa (31/8/2021).

Pendi mengaku, saat kejadian dirinya sedang berada di kediamannya di Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan.

Sementara tokonya dikunci, tak ada yang menjaga, hanya saja kediaman orangtuanya berada sekitar lima meter dari konter miliknya.

Meski tinggal berdekatan dengan toko konter handphone tersebut, orangtua Pendi Sikma sama sekali tak mendengar aksi pencurian itu.

Padahal dalam aksinya, pelaku membobol pintu dengan merusak gembok toko handphone tersebut.

"Bapak saya terbangun karena burung bunyi-bunyi (berkicau), saat ada orang (asing), sampai akhirnya keluar mengecek," jelasnya.

Baca juga: Pengedar Sabu asal Konawe Selatan Ditangkap Polisi, 112 Paket Sabu Disimpan di Rumah Mertua Pelaku

Saat dicek, ternyata pintu toko sudah terbuka dan etalase pajangan handphone bersih, hanya menyisakan satu unit handphone merek Vivo Y1S.

"Saya berharap polisi segera menangkap pelaku, dan barang saya bisa kembali," katanya.

Menurut Pendi Sikma, akibat aksi pencurian tersebut dirinya mengalami kerugian Rp100 juta. (*)

(TribunnewsSultra.com/Fadli Aksar)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved