Breaking News:

Berita Kendari

Hendak Jerat Ayam, 2 Pria di Konawe Selatan Malah Embat Mesin Traktor, Dijual ke Petani asal Palopo

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor atau Kasatreskrim Polres Kendari, AKP I Gede Pranata Wiguna membenarkan aksi pencurian itu.

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Muhammad Israjab
Fadli Aksar/TribunnewsSultra.com)
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal atau Kasatreskrim Polres Kendari AKP I Gede Pranata Wiguna (kanan) didampingi Kabag Operasional (Kabag Ops) AKP Bachtiar (kiri) menunjukkan barang bukti hasil pencurian saat merilis kasus tersebut di Markas Polres Kendari, Jl DI Panjaitan, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (31/8/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - 2 Pria di Konawe Selatan bernama Idul dan Ansar mencuri mesin traktor milik petani di Desa Aunupe, Kecamatan Wolasi, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara.

Padahal, dua tersangka ini awalnya hanya ingin menjerat ayam hutan di perkebunan cokelat pada 7 Agustus 2021 pukul 19.00 WITA.

Mesin traktor yang dicuri ini milik kelompok tani Buah Segar Desa Aunupe, Konsel.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor atau Kasatreskrim Polres Kendari, AKP I Gede Pranata Wiguna membenarkan aksi pencurian itu.

Polisi berpangkat tiga balak ini menjelaskan, dua orang tersangka saat itu datang dengan menggunakan motor menuju kebun cokelat.

Untuk memasang jerat ayam hutan.

Baca juga: Selebgram Anis Rosita Dilecehkan Atta KW hingga Lapor Polisi: Bukan Minta Maaf Malah Joget-joget

"Namun melihat satu mesin traktor yang disimpan di dalam kebun, timbullah niat dan langsung mengambil mesin itu," kata AKP I Gede Pranata Wiguna saat merilis kasus itu di Mapolres Kendari, Jl DI Panjaitan, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari, Provinsi Sultra, Selasa (31/8/2021).

Setelah berhasil mengambil mesin itu, Idhul dan Ansar lantas mengangkutnya menggunakan mobil rental.

Polres Kendari saat menunjukan barang bukti pencurian alat pertanian milik Kelompok Tani Buah Segar Desa Aunupe, Konsel.
Polres Kendari saat menunjukkan barang bukti pencurian alat pertanian milik Kelompok Tani Buah Segar Desa Aunupe, Konsel. (Fadli Aksar/TribunnewsSultra.com))

Mereka menjual mesin traktor ini kepada petani di Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) seharga Rp 9 juta.

Akibat pencurian ini, kelompok tani dirugikan Rp 15 juta dan melaporkannya ke Polsek Wolasi.

Setelah menerima informasi, polisi pun menyelidiki kasus tersebut dan menangkap seorang pelaku Idhul bersama barang bukti mesin traktor.

Baca juga: Dibuntuti saat Pulang Kerja dari Pabrik, Wanita 21 Tahun Tewas Dibunuh, Diduga Pelaku adalah Suami

Tak hanya itu, dari tangan tersangka, polisi juga menyita gerobak dorong artco, 1 unit motor dan perkakas mesin traktor.

Sementara seorang pelaku lain yakni Ansar, belum berhasil diamankan namun sudah dimasukkan dalam daftar pencarian orang atau DPO Polres Kendari.

"Tersangka Idhul kami jerat dengan pasal 363 ayat 4 KUHP tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman 7 tahun penjara," tandasnya.(*)

(TribunnewsSultra.com/Fadli Aksar)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved