Breaking News:

Berita Kolaka

Tak Terima Alat Vital Berubah Usai Dipijat, Pria di Kolaka Aniaya Kakek Tukang Urut hingga Tewas

Akibat tak terima alat vital berubah usai dipijat, lelaki asal Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) nekat aniaya kakek tukang urut

Penulis: Husni Husein | Editor: Fadli Aksar
Handover
Akibat tak terima alat vital berubah usai dipijat, lelaki asal Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) nekat aniaya kakek tukang urut hingga tewas. Peristiwa nahas itu terjadi di kediaman L, pada Rabu (25/8/2021), pukul 12.30 WITA. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Akibat tak terima alat vital berubah usai dipijat, lelaki asal Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) nekat aniaya kakek tukang urut hingga tewas.

Diketahui pelaku L (49) merupakan warga Kelurahan Anaiwoi, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka, sementara korban yakni Dulati (74)

Peristiwa nahas itu terjadi di kediaman L, pada Rabu (25/8/2021), pukul 12.30 WITA.

Kasubsi Penmas Humas Kepolisian Resor atau Polres Kolaka, Aipda Riswandi menjelaskan, kejadian bermula saat korban cekcok akibat tak terima alat vitalnya berubah usai dipijat korban.

''Awalnya pelaku memanggil korban di rumahnya dengan maksud agar korban datang mengobati sekira pukul 10.30 Wita," katanya melalui WhatsApp Messenger.

Beberapa hari sebelumnya pelaku telah diobati korban dengan pengobatan tradisional.

Namun, saat sementara diurut, pelaku merasa fungsi alat kelaminnya tak seperti sebelumnya.

Baca juga: Cerita Ayah Asal Kolaka 2 Tahun Terpisah Anak Kandung, Sebut Dibatasi Mantan Istri yang Nikah Lagi

Baca juga: Cekcok Usai Pesta Miras, Seorang Pria di Kolaka Dibacok Rekannya hingga Luka Serius

"Nah, pelaku menuduh korban telah melakukan pengobatan yang salah terhadap dirinya," ucap Riswandi

Tak terima dituduh, adu mulut pun tak terelakan antara pelaku dan tukang pijat.

Akibatnya pelaku melakukan penganiayaan menggunakan sebilah parang sehingga menyebabkan korban meninggal di tempat.

"Korban langsung meninggal dengan luka pada bagian leher, di bawah telinga sebelah kanan," ungkap Riswandi

Saat ini jenazah korban sedang berada di Puskesmas Tannggetada guna dilakukan visum.

Sementara pelaku, L kini telah diamankan di Polres Kolaka guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Pelaku sudah ditangkap dan sekarang masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut. Barang bukti yang diamankan berupa sebilang parang,” jelas Riswandi.(*)

(TribunnewsSultra.com/Husni Husein)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved