Breaking News:

Berita Muna

Beredar Video di Facebook, Warga di Muna Bangun Pondasi di Tengah Jalan, Kecewa Tak Kunjung Diaspal

Beredar video di Facebook, menunjukan beberapa orang warga membangun pondasi di tengah jalan.

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Fadli Aksar
potongan video facebook La ode Kasman
Beberapa orang warga membangun pondasi di tengah jalan Desa Wakumoro, Kecamatan Parigi, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (9/8/2021). Peristiwa itu direkam dalam video siaran langsung Facebook salah seorang warga. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, MUNA - Beredar video di Facebook, menunjukan beberapa orang warga membangun pondasi di tengah jalan.

Peristiwa dalam video siaran langsung Facebook direkam di Desa Wakumoro, Kecamatan Parigi, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (9/8/2021).

Warga mengaku kecewa jalan rusak menghubungkan Desa Bea menuju Desa Wakumoro, Kabupaten Muna, Sultra, tak kunjung diaspal.

Video siaran langsung Facebook berdurasi 4,44 menit, diunggah oleh akun bernama La Ode Muh Kasman.

Hingga tiga jam setelah diunggah, video siaran langsung itu telah menuai 61 tanggapan, 129 komentar, dan 68 kali dibagikan.

Video itu memperlihatkan warga tengah menyusun batu, membentuk pondasi di tengah jalan raya.

La Ode Muh Kasman mengatakan, aksi masyarakat desa itu terjadi sekira pukul 10.30 WITA.

Baca juga: Pemda Muna Barat Batalkan Kelulusan 18 Pelamar CPNS dan PPPK 2021, Gegara Tak Penuhi Syarat

Baca juga: Keluhkan Jalan Rusak & Fasilitas Kesehatan di Desa Roda Kecamatan Kolono, Pemda Minta Warga Bersabar

Ia mengatakan, warga membangun tembok di tengah jalan karena kesal jalan tak kunjung diperbaiki oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara.

Sehingga warga kecewa karena Pemprov Sultra tak menepati janji.

"Janji itu soal perbaikan jalan poros provinsi yang menghubungkan Desa Bea sampai Desa Wakumoro, Kabupaten Muna. Pemprov Sultra berjanji memperbaiki jalan itu pada awal 2021," ujarnya lewat pesan Whatsapp Messenger.

Menurutnya, janji itu tak ditepati, hingga saat ini jalan poros tersebut belum diperbaiki.

Kasman menegaskan, jalan tersebut akan ditutup permanen jika Pemerintah Provinsi Sultra tak segera mencari solusi.

"Sekali lagi kami sampaikan kepada Pemerintah Provinsi (Sultra), apabila tidak melakukan pengaspalan, dan dalam waktu tiga hari tidak ada perwakilan dinas terkait menemui kami, maka jangan salahkan masyarakat akan melakukan penutupan secara total," tegasnya.(*)

(TribunnewsSultra.com/Risno Mawandili)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved