Apriyani Rahayu
Atlet Bulutangkis Asal Konawe Apriyani Rahayu Bakal Dapat Penghargaan dari Gubernur Sultra
Pebulu tangkis asal Konawe Apriyani Rahayu masuk ke partai final pada Olimpiade Tokyo 2020 bakal dapat penghargaan dari Gubernur Sultra.
Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Laode Ari
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Pebulu tangkis asal Konawe Apriyani Rahayu masuk ke partai final pada Olimpiade Tokyo 2020 bakal dapat penghargaan dari Gubernur Sultra.
Hal tersebut menjadi suatu kebanggaan bukan hanya Indonesia melainkan Sulawesi Tenggara (Sultra)
Menanggapi hal tersebut Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sultra Jamarudin mengatakan pihaknya akan menyampaikan hal itu ke Gubernur Sultra.
"InsyaAllah kami akan sampaikan ke Gubernur semoga bisa memberikan penghargaan apapun bentuknya," ucap Jamarudin melalui pesan singkat Whatsapp, Minggu (1/8/2021).
Jamarudin menyebut Dispora Sultra tak ada nomenklatur untuk penghargaan atlet yang berprestasi di kancah internasional.
Baca juga: Sosok Apriyani Rahayu, Pebulu Tangkis asal Konawe Cetak Prestasi Lolos ke Final Olimpiade Tokyo 2020
Terkait dengan penghargaan atlet apalagi dalam Olimpiade Jamarudin menyebut, budget atau biaya ada pada Kementerian Pemuda dan Olahraga ( Kemenpora ).
"Bonusnya itu sangat besar dari Kemenpora serta akan ditambahkan dengan pemberian rumah dan akan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil tanpa melalui tes," ujarnya.
Dukungan Orangtua Apriyani

Sementara itu, Amiruddin P, selaku orangtua Apriyani Rahayu menanggapi kelolosan putrinya itu bersama Greysia Poli ke Final Bulutangkis Olimpiade Tokyo 2020.
Amiruddin mengatakan, Ia bersyukur Apriyani dapat lolos ke mewakili Indonesia ke pesta olahraga dunia itu.
"Bersyukur kepada Allah SWT, dia (Apriani) sudah berhasil ke final ini," kata Amiruddin dikediamannya saat ditemui TribunnewsSultra.com, Minggu (01/8/2021).
Lebih lanjut, Amiruddin berharap Apriyani dan Greysia Polii meraih juara I saat final nanti dan bisa menyumbangkan medali emas untuk Indonesia dari cabang olahraga Bulutangkis.
Amirruddin mengatakan, Ia tak berhenti mendoakan putrinya dan Greysia Polii itu.
"Harus berjuang sekuat mungkin. Saya disini tidak berhenti mendoakan menang," lanjut Amiruddin.
Amiruddin juga meminta seluruh pihak agar ikut mendoakan pasangan utusan Indonesia itu.
"Supaya kita bisa mendapatkan kemenangan,"jelasnya.
Karier Apriyani Rahayu

Karier Apriyani Rahayu sebagai pebulu tangkis dimulai ketika berlatih bulu tangkis di Jakarta pada akhir tahun 2011 di Klub Pelita Bakrie.
Selama hampir empat tahun berada di Klub Pelita Bakrie, Apriyani Rahayu kemudian pindah ke Klub Jaya Raya Jakarta pada pertengahan 2015.
Apriyani Rahayu turut memperkuat bulu tangkis Indonesia sejak tahun 2014 hingga 2016 pada level junior.
Baca juga: Masa Kecil Apriyani Rahayu di Konawe, Atlet Bulutangkis Indonesia ke Final Olimpiade Tokyo
Di Kejuaraan Dunia Junior 2014, Apriyani Rahayu berpasangan dengan Rosyita Eka Putri Sari di nomor ganda putri.
Mereka meraih medali perak setelah dikalahkan pasangan asal Tiongkok, Chen Qingchen dan Jia Yifan di babak final.
Selanjutnya, pada Kejuaraan Dunia Junior 2015 Apriyani Rahayu berpasangan dengan Fachriza Abimanyu di nomor ganda campuran.
Keduanya hanya meraih medali perunggu setelah dikalahkan pasangan Tiongkok He Jiting dan Du Yue pada babak semifinal.
Sementara itu, pada Kejuaraan Asia Junior 2015, Apriyani Rahayu meraih medali perunggu di nomor ganda campuran dengan pasangan yang sama yaitu Fachriza Abimanyu.
Apriyani Rahayu dan Fachriza Abimanyu dikalahkan oleh pasangan Tiongkok lainnya Zheng Siwei dan Chen Qingchen pada babak semifinal.
Kemudian tahun 2016, berpasangan dengan Rinov Rivaldi, Apriyani Rahayu kembali meraih medali perunggu.
Ganda campuran asal Korea Selatan Kim Won Ho dan Lee Yu Rim berhasil mengalahkan pasangan tersebut pada babak semifinal.
Baca juga: Pasangan Ganda Putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu Melaju ke Final Olimpiade Tokyo 2020
Di samping itu, awal tahun 2017, Apriyani Rahayu mulai berlatih di Pelatihan Nasional (Pelatnas) Cipayung, Jakarta.
Sejak itu pula Apriyani Rahayu mulai bermain di level senior dan berpasangan dengan Greysia Polli menggantikan Nitya Krishinda Maheswari yang cedera.
Penampilan perdana Apriyani Rahayu dan Gresyia Polii dilakukan dalam Kejuaraan Beregu Sudirman Cup 2017.
Ia kemudian meraih gelar pertamanya di kelas BWF Grand Prix Gold pada Turnamen Thailand Terbuka 2017.
Seterusnya, disusul gelar BWF Super Series pertamanya di Prancis Terbuka Super Series 2017.
Informasi Pribadi
Nama: Apriyani Rahayu
Lahir: 29 April 1998 di Lawulo, Unaaha, Sulawesi Tenggara
Tinggi: 1,63 cm
Berat: 64 kg
Pegangan: Kanan
Peringkat tertinggi: 3 (WD dengan Greysia Polii 20 September 2018) dan 100 (XD dengan Panji Akbar Sudrajat 21 January 2016)
Peringkat saat ini: 6 (WD dengan Greysia Polii pada 9 Februari 2021)
Orang tua: Sitti Jauhar dan Ameruddin
Idola: pebulu tangkis Indonesia, Liliyana Natsir. (*)
(TribunnewsSultra/Muh Ridwan Kadir)