Breaking News:

PPKM Baubau

Guru TK di Baubau Mengaku Sedih Umumkan Perpanjangan PPKM, Sebut Muridnya Rindu Sekolah Tatap Muka

Seorang guru Taman Kanak-kanak di Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengaku sedih.

Penulis: Husni Husein | Editor: Fadli Aksar
Handover
Sejumlah guru di SD Negeri 1 Katobengke, Kelurahan Lipu, Betoambari, Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Seorang guru Taman Kanak-kanak (TK) di Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengaku sedih. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Seorang guru Taman Kanak-kanak (TK) di Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengaku sedih.

Guru TK Kuncup Melati, Mariasa tak bisa menahan sedih saat mengumumkan perpanjangan PPKM kepada muridnya.

Apalagi, para murid kerap menanyakan kapan mereka bisa mengikuti sekolah tatap muka.

Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM mengharuskan sekolah secara daring berlanjut.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), dipastikan diperpanjang.

Perpanjangan PPKM Level 3 di 15 kabupaten/kota mulai berlaku Senin 26 Juli 2021 sampai tanggal 2 Agustus 2021.

"Iya mau diapa, sudah aturan dan harus kita jalankan. Tapi para murid ini sudah rindu sekolahj tatap muka," kata Guru TK Kuncup Melati Kota Baubau itu, melalui telepon Senin (26/7/2021).

Guru TK yang berlokasi di Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan Lanto, Kecamatan Batupuaro, Kota Baubau, Sultra itu juga mengatakan proses pembelajaran secara daring tak begitu efektif.

"Repot yah, apalagi kita harus mengajari anak-anak bukan SD, SMP atau SMA yang kebanyakan materi diajarkan," ujar Mariasa

Katanya, mengajar anak-anak usia dini harus lebih interaktif dengan memberikan keterampilan secara tatap muka.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved