Breaking News:

Insentif Tenaga Kesehatan Sultra

DPRD Kendari Percepat Ketuk APBD Perubahan 2021, Insentif Nakes Target Dibayar September 

Mempercepat pengetukan APBN Perubahan akan menjadi solusi untuk membayar tunggakan insentif 40 nakes di Kota Kendari yang menunggak hingga 7 bulan.

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Laode Ari
Israjab/ TribunnewsSultra.com
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, Subhan ST. 

Artinya, insentif nakes dipotong Rp3 juta atau setara 40 persen.

Hal itu disebut sudah sesuai peraturan yang disepakati. 

Subhan ST meminta agar nakes memahami dan bersabar. 

Pasalnya, sengkarut pembayaran insentif nakes bukan kekeliruan Pemkot Kendari. 

Baca juga: Insentif Belum Terbayar Selama 7 Bulan, Pakar: Nakes Bisa Gugat Pemprov Sultra ke Pengadilan

Ia menjelaskan, kebijakan pemerintah pusat yang berubah-ubah membuat pemerintah daerah dilematis pada akhirnya. 

Ia mengatakan, jika dari awal pembayaran insentif nakes dibebankan kepada APBD, tak akan menjadi rumit seperti saat ini. 

Lanjutnya, DPRD dan Pemkot Kendari tak mengalokasikan pada APBD 2021 karena mengira insentif nakes ditanggung APBN. 

"Kalau dari awal kami tahu insentif itu bakal ditanggung APBD, jelas kami alokasikan. Tapi inikan berubah-ubah," tegasnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Risno Mawandili)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved