Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

4 Mahasiswa UIN Surabaya Sempat Isoman di Kendari, KKN Nusantara di Konsel Setelah Negatif Covid-19

Sebanyak 4 mahasiswa Universitas Islam Negeri atau UIN Surabaya sempat menjalani isolasi mandiri di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Penulis: Amelda Devi Indriyani | Editor: Fadli Aksar
Handover
Peserta KKN Nusantara di Desa Mowila, Kecamatan Mowila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Sebanyak 4 mahasiswa Universitas Islam Negeri atau UIN Surabaya sempat menjalani isolasi mandiri di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Keempatnya merupakan bagian dari 5 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata atau KKN Nusantara di Konawe Selatan (Konsel) yang sebelumnya sempat dinyatakan reaktif Covid-19.

Hal itu berdasarkan hasil uji usap cepat antigen sehari sebelum keberangkatan peserta ke lokasi KKN pada 1 Juli 2021 lalu.

Diketahui, KKN Nusantara itu adalah kerja sama antara Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari dengan tujuh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Jawa, Kalimantan, dan Nusa Tenggara Barat.

Melibatkan 80 mahasiswa, di antaranya 18 dari UIN Sunan Ampel Surabaya, 5 orang dari UIN Mataram, 2 orang lainnya dari UIN Banjarmasin, 2 orang dari UIN Samarinda.

9 orang dari IAIN Kediri, 2 orang dari IAIN Ponorogo, 1 orang dari IAIN Kudus dan 41 orang berasal dari IAIN Kendari.

Hubungan Masyarakat (Humas) IAIN Kendari Lili, mengatakan semua peserta KKN Nusantara yang dikirim sudah diswab dan datanya disetor ke pemerintah setempat.

Baca juga: IAIN Kendari Datangkan Puluhan Mahasiswa dari Pulau Jawa, Kalimantan, KKN di Konsel saat Pandemi

"Yang KKN Nusantara 5 orang, ada yang reaktif tapi tanpa gejala, jadi isolasi mandiri atau isoman, tidak ada yang berangkat," ujarnya.

Lili menyampaikan, 5 orang menjalani isoman selama 10 hari, kemudian diswab tes kembali dan hasilnya negatif.

"Sebanyak 5 orang ini sudah ke Konsel lagi," ujarnya.

Lili mengklaim hasil swab tersebut belum tentu positif Covid-19 karena berupa antigen.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved