Breaking News:

Kakak Adik Lansia Cekcok soal Warisan, Adik Pukul Belakang Kepala Kakak hingga Tewas

Kasus penganiyaan hingga menyebabkan korban tewas terjadi di Banjar Dinas Belimbing, Desa Penuktukan, Kecamatan Tejakula, Buleleng, Bali.

Editor: Ifa Nabila
Dok. Tribunnews.com
Ilustrasi penganiayaan. Kasus penganiyaan hingga menyebabkan korban tewas terjadi di Banjar Dinas Belimbing, Desa Penuktukan, Kecamatan Tejakula, Buleleng, Bali. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM – Aksi penganiayaan berujung tewasnya seorang warga terjadi di Buleleng, Bali.

Tepatnya di Banjar Dinas Belimbing, Desa Penuktukan, Kecamatan Tejakula.

Pembunuhan itu terjadi di dalam keluarga antara kakak dan adik kandung,

Baca juga: Duel Maut setelah Pilkades, Awalnya Geber-geber Motor hingga Saling Bacok Antarpendukung

Penganiayaan terjadi setelah pelaku yang merupakan adik serta korban terlibat cekcok soal warisan.

Pelaku memukul belakang kepala korban menggunakan anak lesung.

Dalam kasus ini, Ketut Kerti (75) tewas setelah dianiaya adik kandungnya, Wayan Tis, Selasa 13 Juli 2021 pagi.

Pria tua tersebut tewas akibat bagian kepala belakangnya dihantam menggunakan anak lesung (lu) oleh adiknya yang juga sudah lingsir.

Usut punya usut, motif kasus penganiayaan hingga menyebabkan korban tewas ini adalah soal warisan.

Baca juga: Ayah Dua Anak Gantung Diri Pertama Kali Ditemukan Putrinya, Sering Ribut dengan Istri

Menurut Kapolsek Tejakula, AKP Ida Bagus Astawa, Rabu 14 Juli 2021, hubungan tersangka dan korban memang tidak terjalin harmonis sejak lama.

Kedua kakak dan adik ini tinggal dalam satu rumah, dan sering cekcok karena masalah pembagian warisan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved