Unjuk Rasa di Konawe
Temui Massa di Pelataran Kantor Bupati, Wabup Konawe Gusli Janji Bakal Kumpulkan 30 Ormas
Wakil Bupati (Wabup) Konawe, Gusli Topan Sabara menemui massa aksi dari ormas pemuda di pelataran Kantor Bupati Konawe, Senin (05/7/2021).
Penulis: Arman Tosepu | Editor: Fadli Aksar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/wakil-bupati-wabup-konawe-gusli-topan-sabara-menemui-massa-aksi.jpg)
Massa meminta tenaga kerja lokal (TKL) yang telah lama bekerja di industri itu dengan status kontrak diangkat menjadi karyawan dengan perjanjian kerja waktu tidak tentu (PKWTT).
Selain itu, massa juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe agar mengembalikan perekrutan karyawan kepada PT VDNI.
Massa menuding Pemkab Konawe telah merebut hak perusahaan dalam perekrutan karyawan di industri tersebut.
Baca juga: Pembakaran 4 Rumah Warga Diduga Dipicu Truk Bersenggolan di Kawasan Industri Konawe, Sopir Dipukul
"Menuntut Bupati dan Wakil Bupati agar mengembalikan perekrutan karyawan melalui HRD," ujar seorang massa aksi, Senin (05/6/2021).
Selain itu, massa juga menuding Pemkab Konawe tidak mampu mensejahterakan karyawan di industri tersebut yang telah bekerja dengan jangka waktu lama.
Isu pungutan liar (Pungli) calon karyawan juga menjadi sorotan massa aksi dari ormas pemuda.
"Setiap orang yang mau kerja dimintai 3 juta," katanya.
Massa aksi menuju kantor Bupati Konawe menggunakan sepeda motor roda dua.
Massa mengawali unjuk rasa di persimpangan pos Satuan Lalu Lintas Polres Konawe.
Akibatnya, arus lalu lintas di jalur ini sempat ditutup aparat keamanan.(*)
(TribunewsSultra.com/Arman Tosepu)