Jumat, 24 April 2026

Unjuk Rasa di Konawe

Temui Massa di Pelataran Kantor Bupati, Wabup Konawe Gusli Janji Bakal Kumpulkan 30 Ormas

Wakil Bupati (Wabup) Konawe, Gusli Topan Sabara menemui massa aksi dari ormas pemuda di pelataran Kantor Bupati Konawe, Senin (05/7/2021).

Tayang:
Penulis: Arman Tosepu | Editor: Fadli Aksar
zoom-inlihat foto Temui Massa di Pelataran Kantor Bupati, Wabup Konawe Gusli Janji Bakal Kumpulkan 30 Ormas
(Arman Tosepu/TribunnewsSultra.com)
Wakil Bupati (Wabup) Konawe, Gusli Topan Sabara. Wakil Bupati (Wabup) Konawe, Gusli Topan Sabara menemui massa aksi dari ormas pemuda di pelataran Kantor Bupati Konawe, Senin (5/7/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE - Wakil Bupati (Wabup) Konawe, Gusli Topan Sabara menemui massa aksi dari ormas pemuda di pelataran Kantor Bupati Konawe, Senin (05/7/2021).

Seusai mendengarkan aspirasi dari ormas pemuda, Wabup Gusli bakal mengagendakan pertemuan dengan seluruh ormas serta camat.

Sebelumnya, massa dari ormas pemuda menggelar unjuk rasa di Kantor Bupati Konawe, Senin (07/7/2021).

Dari pantauan TribunnewsSultra.com, unjuk rasa itu terkait perekrutan tenaga kerja lokal di PT Virtue Dragon Nickel Industry atau PT VDNI di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Massa meminta tenaga kerja lokal (TKL) yang telah lama bekerja di industri itu dengan status kontrak diangkat menjadi karyawan dengan perjanjian kerja waktu tidak tentu (PKWTT).

"Minggu ini saya akan undang seluruh ormas-ormas termasuk para camat kita bicarakan," kata Wabup Gusli dihadapan massa aksi.

Ia memastikan, pertemuan itu bakal diadakan pada Sabtu, 10 Juli mendatang.

Total ormas pemuda yang bakal diundang dalam pertemuan yakni sekira 30.

"Pertemuan ini supaya ada keadilan," lanjut Gusli.

Gusli berharap masyarakat dapat menjaga investasi yang ada di Konawe.

Baca juga: Tuntut Perekrutan Pekerja PT VDNI Morosi, Ormas Pemuda Gelar Unjuk Rasa di Kantor Bupati Konawe

Namun, di sisi lain, pihak investor juga tidak semena-mena kepada masyarakat.

"Tetap ada sinergi dan manfaat dari investasi itu," jelasnya.

Demonstrasi

Sebelumnya, massa dari ormas pemuda menggelar unjuk rasa di Kantor Bupati Konawe, Senin (07/7/2021).

Dari pantauan TribunnewsSultra.com, unjuk rasa itu terkait perekrutan tenaga kerja lokal di PT Virtue Dragon Nickel Industry atau PT VDNI di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Massa meminta tenaga kerja lokal (TKL) yang telah lama bekerja di industri itu dengan status kontrak diangkat menjadi karyawan dengan perjanjian kerja waktu tidak tentu (PKWTT).

Massa aksi dari ormas pemuda saat berunjuk rasa, Senin (05/7/2021). Massa aksi kemudian menuju ke Kantor Bupati Konawe untuk menyampaikan aspirasi terkait kenaikan status pekerja lokal di PT VDNI dan meminta perekrutan karyawan di kembalikan ke pihak perusahaan.
Massa aksi dari ormas pemuda saat berunjuk rasa, Senin (05/7/2021). Massa aksi kemudian menuju ke Kantor Bupati Konawe untuk menyampaikan aspirasi terkait kenaikan status pekerja lokal di PT VDNI dan meminta perekrutan karyawan di kembalikan ke pihak perusahaan. (Arman Tosepu/Tribunnewssultra.com)

Selain itu, massa juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe agar mengembalikan perekrutan karyawan kepada PT VDNI.

Massa menuding Pemkab Konawe telah merebut hak perusahaan dalam perekrutan karyawan di industri tersebut.

Baca juga: Pembakaran 4 Rumah Warga Diduga Dipicu Truk Bersenggolan di Kawasan Industri Konawe, Sopir Dipukul

"Menuntut Bupati dan Wakil Bupati agar mengembalikan perekrutan karyawan melalui HRD," ujar seorang massa aksi, Senin (05/6/2021).

Selain itu, massa juga menuding Pemkab Konawe tidak mampu mensejahterakan karyawan di industri tersebut yang telah bekerja dengan jangka waktu lama.

Isu pungutan liar (Pungli) calon karyawan juga menjadi sorotan massa aksi dari ormas pemuda.

"Setiap orang yang mau kerja dimintai 3 juta," katanya.

Massa aksi menuju kantor Bupati Konawe menggunakan sepeda motor roda dua.

Massa mengawali unjuk rasa di persimpangan pos Satuan Lalu Lintas Polres Konawe.

Akibatnya, arus lalu lintas di jalur ini sempat ditutup aparat keamanan.(*)

(TribunewsSultra.com/Arman Tosepu)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved