Dikira Kena Prank, Motor Pegawai Diskominfo Ternyata Benar-benar Hilang: Pencet Alarm Tak Bunyi
Kasus pencurian sepeda motor terjadi di Bondowoso, Jawa Timur. Korbannya Fajar, Staf Aplikasi Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/ilustrasi-rekaman-cctv-ilustrasi-cctv-kamera-cctv.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Kasus pencurian sepeda motor terjadi di Bondowoso, Jawa Timur.
Korbannya adalah seorang pria bernama Fajar.
Fajar adalah Staf Aplikasi Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Bondowoso.
Baca juga: Gibran Tinggalkan Mobil Dinas di Makam, Akui Tak Ada Pesan Tersembunyi: Ketinggalan, Nanti Diambil
Baca juga: Asyik Makan Es Krim dengan Teman-teman, Bocah 7 Tahun Tewas Ditabrak Mobil dari Belakang
Ia sempat terkejut karena motornya tak ada di lokasi parkir halaman kantor.
Awalnya, Fajar mengira dirinya kena prank.
Ia menduga motornya disembunyikan oleh temannya.
Ternyata motor Honda Scoopy milik Fajar raib digondol maling.
Hal itu diketahui dari rekaman CCTV.
Baca juga: Acungkan Pedang, Suami Pepet Istri hingga Korban Lari Tunggang Langgang Sembunyi di Rumah Warga
Mendapati motornya hilang, Fajar langsung mencari di sejumlah sudut kantor Diskominfo sembari memencet tombol remot alarm.
Namun, setelah beberapa menit, suara alarm motornya tak kunjung berbunyi.
Dari situlah, Fajar menyadari bila motornya raib digondol maling.
"Kemudian, korban berinisiatif untuk melihat rekaman CCTV kantor," kata Ahmad Ridho, rekan Fajar, Rabu (23/6).
Rupanya, memang benar, motor milik Fajar dicuri oleh seorang pria.
Berdasar rekaman CCTV, pria itu mengenakan kemeja kotak-kotak warna gelap dan helm merah.
Baca juga: Dua Kali Masuk Penjara, Pria Ini Kembali Curi Motor Trail di Kos Lamanya
Pencuri itu sempat mengawasi situasi kantor Diskominfo dengan tenang.