Minggu, 26 April 2026

Kasus Kebocoran 279 Juta Data Penduduk: Polisi Sudah Kantongi Identitas Pembobol

Polisi telah mengantongi identitas pelalu pembobolan 279 juta data penduduk Indonesia.

Tayang:
Editor: Sugi Hartono
zoom-inlihat foto Kasus Kebocoran 279 Juta Data Penduduk: Polisi Sudah Kantongi Identitas Pembobol
Freepik via Tribunnews.com
ilustrasi cyber security hacker 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Polisi telah mengantongi identitas pelalu pembobolan 279 juta data penduduk Indonesia.

Diberitakan sebelumnya, data penduduk Indonesia dilaporkan telah bocor dan diperjualbelikan di forum daring (online).

Data yang bocor itu diduga berasal dari BPJS Kesehatan.

Baca juga: Kata Dirjen Dukcapil Kemendagri Soal Bocornya Data 279 Juta Penduduk

Sementara, saat ini pihak kepolisian menyatakan telah mengantongi identitas pelaku.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan, identitas pelaku terungkap setelah Polri melacak melalui mata uang kripto (cryptocurrency) yang diduga kuat milik pelaku.

Identitas itu, kata Rusdi, diduga sama dengan identitas pelaku yang menyebarkan 279 juta data penduduk Indonesia melalu forum internet.

"Kami juga telah memeriksa secara online cryptocurrency yang diduga itu milik pelaku. Untuk sementara penyidik telah menemukan profil milik pelaku yang ada di dalam raidforum itu," kata Rusdi di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15/6/2021).

Baca juga: Polri Bentuk Tim Khusus untuk Usut Kasus Dugaan Kebocoran Data 279 Juta Penduduk

Ia menuturkan pihaknya akan mendalami profil pelaku yang telah berhasil dikantongi.

Selanjutnya, pihaknya akan melacak keberadaan pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut.

"Profilnya penyidik sudah membaca itu. Tinggal didalami oleh penyidik. Ke depan ada perkembangannya. Tentunya sudah mengarah profil ke pelaku," ungkap dia.

Di sisi lain, pihaknya juga telah memeriksa kurang lebih 15 orang saksi dalam kasus ini. Mereka berasal dari pihak BPJS Kesehatan, vendor hingga BSSN.

Baca juga: Data Ratusan Juta Penduduk Bocor, Ketua Komisi II DPR RI: Ini Tsunami Kebocoran Data

"BPJS penyidik telah meriksa lebih kurang 15 saksi dari BPJS, vendor, BSSN juga telah diperiksa. Kemudian telah buat permohonan izin khusus penyitaan terhadap server BPJS kesehatan," tukasnya.

Sebagai informasi, Polri telah membentuk tim khusus untuk mengusut dugaan kasus kebocoran 279 juta data penduduk Indonesia. Data yang bocor itu diduga berasal dari BPJS Kesehatan.

Data tersebut diduga bocor dan diperjualbelikan di forum internet.

Data itu mencakup nomor induk kependudukan, kartu tanda penduduk (KTP), nomor telepon, email, nama, alamat, hingga gaji.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pembobol 279 Juta Data BPJS Kesehatan Teridentifikasi, Dilacak Lewat Penelusuran Mata Uang Kripto,

(Tribunnews.com/Igman Ibrahim)

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved