Breaking News:

Pilpres 2024

Hasil Survei ARSC Tunjukkan Mayoritas Masyarakat Tak Setuju Jokowi Maju dalam Pilpres 2024

Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) merilis hasil survei terkait pemilihan presiden dan wakil presiden 2024.

Editor: Clarissa Fauzany
BPMI Setpres
Presiden Joko Widodo 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) merilis hasil survei terkait pemilihan presiden dan wakil presiden 2024.

Berdasarkan hasil survei nasional yang mereka lakukan, ditunjukkan bahwa mayoritas masyarakat tidak setuju apabila Presiden Joko Widodo kembali mencalonkan diri dalam kontestasi politik tersebut.

Dalam survei itu, responden ditanya perlu atau tidaknya amandemen UUD 1945 penambahan periode masa jabatan presiden agar Jokowi bisa kembali maju di Pilpres 2024.

Baca juga: Jokowi Ingatkan Satgas Covid-19 Bergerak Cepat: Jangan Lengah, Jangan Tunggu Kacau Baru Bertindak

"Mayoritas responden menjawab tidak setuju yaitu sebesar 69,50 persen, yang setuju 28,68 persen, tidak tahu 1,4 persen dan tidak jawab 0,3 persen," kata Peneliti Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) Bagis Balghi dalam diskusi daring, Sabtu (22/5/2021).

Dalam survei itu, responden juga ditanyakan jika tidak ada amandemen undang-undang 1945 apakah sebaiknya Jokowi maju sebagai calon presiden.

Menurut Bagis, mayoritas responden juga masih menjawab agar presiden Jokowi tak melaju kembali dalam kontestasi pemilihan presiden 2024.

Baca juga: Survei: Masyarakat Masih Puas Terhadap Kinerja Pemerintahan Jokowi-Maruf Amin

"Responden mayoritas menjawab tidak setuju yakni sebesar 71,60 persen, yang setuju dengan pernyataan tersebut 25,40 pesen," jelas dia.

Atas dasar itu, Bagis menyimpulkan mayoritas masyarakat Indonesia tak setuju jika Presiden Jokowi kembali mencalonkan diri pada Pilpres 2024 mendatang.

"Catatan dalam faktor Jokowi ini adalah publik tidak mendukung wacana amandemen perubahan masa jabatan presiden dalam bayangan publik Presiden Jokowi juga tidak lagi menjadi kontestan pemilu 2024 baik sebagai calon presiden untuk 3 periode maupun sebagai calon wakil presiden Jokowi," tukasnya.

Baca juga: Tak Mau Divaksin Covid-19, Berikut Alasan Orang di Indonesia Menolak Berdasarkan Hasil Survei

Sebagai informasi, survei ARSC menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah responden 1.200 orang. Dalam survei ini juga memperhatikan jumlah proporsionalitas antara jumlah sampel dengan jumlah pemilih di setiap provinsi.

Adapun margin of error dalam survei ini kurang lebih 2,9% dengan tingkat kepercayaan hingga 95%. Sebaliknya, proses pengumpulan data dilaksanakan sejak 26 April hingga 8 Mei 2021 melalui telepon untuk responden usia minimum adalah 17 tahun atau sudah memenuhi syarat pemilih.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Survei ARSC: Mayoritas Masyarakat Tak Setuju Jokowi Kembali Calonkan Diri Pada Pilpres 2024,

Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Johnson Simanjuntak

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved