Hasil Pilrek UHO
Rektor UHO Terpilih Bakal Ditentukan Juni 2021, 3 Calon Berebut 174 Suara Senat - Kemendikbud Ristek
Hal itu diutarakan Ketua Senat UHO Prof Takdir Saili usai menyelesaikan tahapan penyaringan calon rektor, Selasa (18/5/2021).
Penulis: Risno Mawandili | Editor: Fadli Aksar
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) terpilih bakal ditentukan sekira Juni 2021 mendatang.
Hal itu diutarakan Ketua Senat UHO Prof Takdir Saili usai menyelesaikan tahapan penyaringan calon rektor, Selasa (18/5/2021).
Hasil penyaringan mengerucutkan dari 8 bakal calon menjadi 3.
Ketiganya adalah Prof Dr Muhammad Zamrun Prof Buyung Sarita SE MS PhD, dan Dr Eng Jamhir Safani SSi MSi.
Baca juga: Tak Hadir Tanpa Alasan, Bakal Calon Rektor UHO Dr Bahtiar MSi Dinyatakan Gugur
Baca juga: Pilrek UHO Berikutnya, Prof Zamrun, Prof Buyung, Dr Jamhir Berebut 61 Suara Mendikbud Nadiem Makarim
Mereka bakal bertarung kembali, memperebutkan 113 suara senat 35 persen atau setara 61 suara Mendikbud Ristek Nadiem Makarim.
"Biasanya, satu bulan setelah disodorkan hasil penyaringan hari ini baru ada jadwal dari Kemendikbud Ristek untuk rapat senat berikutnya," ujar Ketua Senat UHO, Prof Takdir Saili, ditemui, Selasa (18/5/2021).
Penyaringan 8 bakal calon (Balon) menjadi 3 calon Rektor UHO periode 2021-2026 telah selesai lewat rapat senat di Gedung Sport Centre, JL HEA Mokodompit, Kota Kendari.
Prof Zamrun 86 suara, Prof Buyung 9 suara, dan Dr Eng Jamhir mengantongi 7 suara Senat UHO.
Ketiganya dipilih oleh 111 orang dari total 113 anggota senat karena 2 diantaranya sakit.
Prof Takdir mengatakan, paling lambat 3 hari setelah hasil rapat senat, kampus telah menyodorkan 3 nama tersebut kepada kementerian.
Hasil Pilrek UHO
Hasil Pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo atau Pilrek UHO Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (18/05/2021) petang.
Pemungutan dan penghitungan suara anggota senat terhadap 8 bakal calon Rektor UHO telah selesai.
Rapat senat berlangsung di Gedung Sport Centre UHO, Laboratorium Pengujian Tanah Faperta UHO, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Sultra.
Berdasarkan hasil pemungutan dan penghitungan suara Pilrek UHO 2021 tersebut, bakal calon Rektor Universitas Halu Oleo petahana yakni Prof Dr Muhammad Zamrun Firihu SSi MSi MSc unggul.
Rektor UHO periode 2017-2021 tersebut unggul dengan 86 suara.
Prof Zamrun unggul jauh dari para pesaingnya.

Prof Buyung Sarita SE MS PhD yang berada di posisi kedua hanya meraup 9 suara disusul Dr Eng Jamhir Safani SSi Msi.
Berikut selengkapnya hasil Pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo atau Pilrek UHO, Prof Zamrun 86 suara, Prof Buyung 9 suara, dan Dr Jamhir meraup 7 suara:
1. Dr Bahtiar MSi (tidak hadir): 0
2. Prof Buyung Sarita SE MS PhD: 9
3. Dr Eng Jamhir Safani SSi MSi: 7
4. Prof Ma'ruf Kasim SPi MSi PhD: 2
5. Dr Mohamad Salam SPd MSi: 5
6. Prof Dr Muh Nurdin MSc: 1
7. Prof Dr Muhammad Zamrun Firihu SSi MSi MSc: 86
8. Mustarum Musarudin ST MIT PhD: 1
Total anggota senat UHO yang menyalurkan hak suaranya sebanyak 111 orang
Tahapan Selanjutnya
Pemilihan Calon Rektor Universitas Halu Oleo (Pilrek UHO) akhirnya membuahkan tiga nama.
Setelah beradu vis misi, nasib 7 bakal calon Rektor UHO akhirnya ditentukan lewat pemungutan suara secara tertutup.
Hasilnya, Prof Dr Muhammad Zamrun meraih suara terbanyak yakni 86, dibuntuti Prof Buyung Sarita, SE MS PhD dengan raihan 9 suara.
Posisi ketiga ditempati Dr Eng Jamhir Safani SSi MSi dengan mengantongi 7 suara senat.
Hasil tersebut merupakan pilihan 111 senat.
Ketua Senat UHO Prof Takdir Saili sebelumnya menjelaskan, proses penyaringan bakal calon Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari dilakukan dua tahap atau dua kali pemilihan.
Pada pemilihan untuk menentukan 3 besar calon Rektor UHO, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) belum bisa memberikan hak suara 8 bakal calon.

Namun, hanya dapat menyaksikan secara langsung atau virtual.
Kemudian pemilihan untuk menentukan 1 Rektor UHO terpilih, dengan suara menteri yang sudah ditetapkan besarnya 35 persen.
“Jadi jumlah suara 35 persen itu bukan berdasarkan jumlah anggota senat, tapi berdasarkan jumlah anggota senat yang hadir,” jelasnya.
“Jadi jika 65 persen itu 113, maka 35 persen itu berapa? Sehingga jika digabungkan antara anggota senat dengan suara menteri, maka 113 ditambah 60.85, secara fisik kertas untuk menteri 61, tapi 1 itu nilainya 0.85,” katanya menambahkan.
Kemudian untuk jangka waktu antara proses pemilihan dengan penyampaian laporan 3 besar, paling kurang membutuhkan waktu 1 bulan.
Dimaksudkan untuk memberi kesempatan kepada kementerian melakukan pendalaman, terhadap 3 calon yang diajukan tersebut.
“Kan mereka memiliki hak untuk melakukan pendalaman, itu tertulis dalam permen nomor 19 tahun 2017,” terangnya.
Paparkan Visi dan Misi
Sebelumnya, tujuh dari 8 bakal calon Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari sudah memaparkan visi dan misinya pada Pilrek UHO 2021.
Rapat senat berlangsung di Gedung Sport Centre UHO, Laboratorium Pengujian Tanah Faperta UHO, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Provinsi Sultra.
Pada agenda Pilrek UHO 2021 tersebut, satu bakal Calon Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari tak hadir.
“Karena Dr Bahtiar tak hadir, maka pembacaan visi misi dimulai dari Prof Buyung Sarita SE MS PhD,” kata Ketua Senat UHO Prof Takdir Saili.

“Sesi pembacaan visi misi selama 5 menit dan ditanggapi selama 5 menit,” ujar Prof Takdir Saili menambahkan.
Pantauan TribunnewsSultra.com, pelaksanaan Pilrek UHO ini dikawal sekitar 5 satpam di tempat parkir serta 4 pengawal di pintu masuk.
Tampak juga setiap anggota senat yang masuk menggunakan hand sanitizer yang telah disediakan sebelum mengisi absen.
Baca juga: 2 Orang Anggota Senat Sakit, Alasan Hanya 111 Suara Memilih Bakal Calon Rektor Universitas Halu Oleo
Baca juga: Usai Pemunguntan Suara Bakal Calon Rektor UHO Kendari, Dilanjutkan Penghitungan Secara Tertutup
Seorang petugas keamanan mengatakan pemaparan visi misi ini akan diawali dengan rapat senat tertutup.
“Masih rapat senat tertutup, jadi belum bisa masuk" ujarnya kepada TribunnewsSultra.com.
Hingga pukul 9.00 wita anggota senat sudah memasuki gedung sport center dan pintu telah ditutup.
Hal itu dipertegas oleh Kasubag Hubungan Masyarakat (Humas) UHO La ode Abdul Hamdan.
“Ini acara senat jadi tidak bisa diganggu, kita juga tetap mematuhi protokol kesehatan,” jelasnya.(*)
(TribunnewsSultra.com/Risni Mawandili)