Breaking News:

Hasil Pilrek UHO

2 Orang Anggota Senat Sakit, Alasan Hanya 111 Suara Memilih Bakal Calon Rektor Universitas Halu Oleo

Ketua Senat UHO Prof Takdir Saili mengatakan dua anggotanya tersebut tidak hadir karena alasan sakit.

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Fadli Aksar
(Risno Mawandili/TribunnewsSultra.com)
Ketua Senat UHO Prof Takdir Saili ditemui usai pemungutan suara penyaringan bakal calon (Balon) Rektor, di gedung Sport Centre, Jl HEA Mokodompit, Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Selasa (18/5/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Sebanyak 2 anggota Senat Universitas Halu Oleo (UHO) tidak memilih pada pemungutan suara penyaringan bakal calon (Balon) Rektor, Selasa (18/5/2021).

Ketua Senat UHO Prof Takdir Saili mengatakan dua anggotanya tersebut tidak hadir karena alasan sakit.

Sehingga, dari total 113 senat, yang menyalurkan hak pilihnya hanya 111 orang.

"Jumlah anggota senat yang harusnya memilih ada 113, namun 2 tidak menyalurkan hak pilihnya karena sakit," ujar Prof Takdir ditemui usai Rapat Senat UHO.

Baca juga: Pilrek UHO Berikutnya, Prof Zamrun, Prof Buyung, Dr Jamhir Berebut 61 Suara Mendikbud Nadiem Makarim

Baca juga: HASIL Pilrek UHO, Prof Zamrun 86 Suara, Buyung 9, Jamhir 7 di Pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo

Dari 111 suara, Bakal Calon (Balon) Rektor UHO Prof Dr Muhammad Zamrun meraih 86 di antaranya, berikutnya Prof Buyung Sarita SE MS PhD 9, Dr Eng Jamhir Safani SSi MSi 7 suara.

Ketiga nama tersebut dinyatakan lolos ke tahap Pemilihan Rektor (Pilrek) dan akan diserahkan ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).

"Paling lambat kami menyodorkan 3 hari setelah hasil rapat senat penyaringan 3 calon hari ini dikeluarkan," beber Prof Takdir.

Setelah di tangan Kemendikbud Ristek, ketiganya akan ditelusuri riwayatnya selama mengabdi di kampus.

Penelusuran itu agar Kemendikbud Ristek menyalurkan hak suaranya sebesar 35 persen atau 61 suara kepada salah satu calon Rektor UHO periode 2021-2025.

"Biasanya hasil penelusuran itu akan keluar setelah 1 memeriksa. Kemudian Kemendikbud Ristek akan menjadwalkan pemilihan tahap kedua" imbuhnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved