Virus Corona
Benarkah Penderita Asma Rentan Tertular Covid-19? Berikut Penjelasan Ahli
Berkaitan dengan hal tersebut, Perwakilan PB Perhimpunan Respirologi Indonesia (PERPARI) Arto Yuwono Soeroto memberikan penjelasannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona-covid-19.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Pandemi Covid-19 atau virus corona yang merebak di Indonesia sejak Maret 2020 lalu belum bisa dikatakan selesai.
Hingga kini penularan masih terjadi yang ditunjukkan dengan peningkatan kasus dari hari ke hari.
Di tengah Covid-19 yang mewabah, muncul beragam informasi terkait penularan virus corona.
Satu di antaranya ialah pernyataan yang menyebut penderita asma memiki risiko lebih rentan untuk terinfeksi Covid-19.
Baca juga: Vaksin AstraZeneca Dapat Izin BPOM, Simak Gejala dan Efek Sampingnya
Berkaitan dengan hal tersebut, Perwakilan PB Perhimpunan Respirologi Indonesia (PERPARI) Arto Yuwono Soeroto memberikan penjelasannya.
Dijelaskan, asma tidak meningkatkan risiko seseorang untuk terinfeksi virus corona apabila terkontrol dengan baik.
"Artinya dengan pengobatan yang maju sekarang ini, enggak ada keluhan, enggak ada batuk, enggak ada mengi, maka asma tidak meningkatkan risiko untuk tertular Covid-19," kata dia dalam konferensi pers virtual peringatan Hari Asma, Jumat (7/5/2021).
Baca juga: Mengenal Tiga Varian Baru Virus Corona yang Disebut Sudah Masuk Indonesia: B117, B1617, dan B1351
Arto melanjutkan, apabila penderita asma terkontrol baik terpapar Covid-19, maka asma yang dideritanya tidak menyebabkan menjadi lebih berat atau tidak meningkatkan angka kematian.
"Saya bilang kalau terkontrol dengan baik ya terkendali dengan baik ya. Tapi sebaliknya kalau asmanya tidak terkendali dengan baik ya, enggak berobat dengan baik dan benar jadi asmanya sering sekali timbul menjadi berpengaruh terhadap terhadap beratnya penyakit dan kerentanan penyakitnya," jelas Arto.
Oleh karena itu, ia berharap penderita asma bisa melakukan perlindungan maksimal di tengah pandemi ini.
Misalnya dengan cara menghindari pemicu seperti debu, makanan, serta rajin berobat.
Baca juga: Sudah Ada Izin Penggunaan Darurat dari BPOM, Berikut Sederet Fakta Vaksin Covid-19 Sinopharm
"Penderita asma di era ini harus mengelola asmanya dengan baik dan benar supaya tidak rentan menderita Covid-19 dan menjadi berat," imbuhnya.
Asma adalah penyakit kronis yang dipicu oleh kelainan patologis genetis, sifat alergi yang menyebabkan asma akan selalu menetap.
Untuk itu, penderita tidak dapat terbebas 100 persen dari asma. Akan tetapi, gejala asma bisa dikendalikan dengan menggunakan obat pengontrol secara teratur.
Baca juga: Tips Berbuka Puasa Ramadan untuk Penderita GERD, Jangan Konsumsi Makanan Ini
Jika gejala asma sudah bisa dikontrol, penderita asma pun dapat beraktivitas seperti orang lain.