Breaking News:

Alasan Tak Dilayani Istri, Ayah Umur 64 Tahun Tega Perkosa Anaknya Umur 16 Tahun: Ancam Pakai Pisau

Seorang ayah berinisial Y (64) di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan tega merudapaksa anak tirinya.

Editor: Ifa Nabila
medium.com
Ilustrasi pemerkosaan. Kasus pemerkosaan dalam keluarga terjadi di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. 

Seiring berjalannya waktu dan tergiur dengan kemolekan tubuh anak tirinya yang semakin hari makin tumbuh dewasa, sehingga muncul niat pelaku untuk melampiaskan hasrat dan nafsu yang sudah lama terpendam kepada ibu korban, akhirnya dialihkan kepada anak tirinya tersebut.

Pertama kali pelaku melakukan perbuatan tersebut dengan mengancam pelaku menggunakan pisau.

Jika korban tidak mau menuruti dan melayani nafsunya maka nyawa korban dan ibu korban akan dihabisi oleh pelaku.

Baca juga: Gadis 17 Tahun Dirudapaksa Ayah Umur 62 Tahun, Sedang Memasak Langsung Dipaksa ke Kamar

Karena ketakutan diancam pelaku, akhirnya korban pun pasrah saat pelaku mengajaknya untuk berhubungan layaknya suami istri.

Tak puas dengan perbuatannya satu kali tersebut, pelaku pun ingin mengulanginya kembali saat korban ikut ke kebun.

Namun, untuk yang kedua kali, korban memberontak dan menendang pelaku sehingga hal tersebut diketahui oleh ibu korban.

Tak terima dengan perbuatan pelaku, ibu korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Muara Enim untuk di tindak lanjuti.

Di hadapan Penyidik, pelaku Y (64) berdalih mengatakan pelecehan tersebut dilakukan baru 1 kali saat berada di rumah.

Baca juga: Pamit Antar Motor ke Rumah Kakak, Gadis Anggota Satpol PP Ini Malah Tak Pulang-pulang

"Aku tu baru sekali pak, nganuke (rudapaksa, red) dio pak, kami galak samo galak pak, pas yang nak kedua kalinya, saat aku baru buka celana, dia nendang aku, dan disitulah laju ketahuan sama bini aku," Bebernya.

Dikatakannya iapun pasrah dengan konsekuensi dari perbuatannya tersebut.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved