Partai Ummat
TPPPU : Partai Ummat Sultra Menerima Kader Dari Latar Belakang Agama Manapun
Meski bernuansa islam, partai tersebut tak membeda-bedakan bagi setiap orang dari berbagai latar belakang agama untuk berkader sebagai pengurus partai
Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Laode Ari
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Salah satu partai politik baru bentukan Amien Rais membuka pendaftaran bagi siapapun yang ingin berkader.
Partai Ummat tak membatasi kepada siapapun masyarakat yang ingin bergabung di partai tersebut.
Meski bernuansa islam, partai tersebut tak membeda-bedakan bagi setiap orang dari berbagai latar belakang agama untuk berkader sebagai pengurus di partai tersebut.
Baca juga: Partai Ummat Janji Kritis Terhadap Pemprov Sultra, Ketua TPPPU: Sampaikan Aspirasi Rakyat
Namun, tentunya harus mengikuti syarat-syarat yang ada, yakni ketika ingin masuk harus melalui proses pendidikan partai.
"Tak ada larangan, dari kelompok manapun dan dari agama manapun Partai Ummat siap menerima," kata Ketua Tim Persiapan Pendirian Partai Ummat Sulawesi Tenggara atau TPPPU Sultra. Chulafaau Rasyidin, saat dikonfirmasi melalui telepon, Minggu (02/05/2021).
Meski begitu, jelas Rasyidin, bagi peserta harus terlebih dahulu dibentuk karakternya sesuai dengan nilai-nilai yang ada pada partai.
"Artinya harus melalui proses baru bisa untuk menjadi kader penuh partai," ujarnya.
Nantinya akan ada pendidikan kader dan daurah sehingga partai tersebut mempunyai fatsun politik yang baik.
Pentingnya pendidikan tersebut karena, kader merupakan aset yang nantinya akan membangun daerah kedepan.
Baca juga: Sosok Chulafaau Rasyidin Penggagas Partai Ummat Sulawesi Tenggara, Eks Anggota DPRD Kendari, Advokat
Hal ini yang akan membuat partai ini beda dengan yang lainnya, karena partai ini berlandaskan Islam.
Landasan tersebut karena islam merupakan agama kedamaian yang akan melindungi, mengayomi kepada seluruh umat manusia bukan hanya terbatas pada islam saja.
Chulafaau mengatakan, kedepan partai tersebut ikut berperan aktif dalam pembangunan Indonesia ke arah yang lebih baik.
Partai Ummat ini merupakan partai yang bukan sekedar melindungi satu ummat saja melainkan melindungi semua ummat beragama.
" Jika kita berlandaskan asas islam maka siapapun yang berada disekitar atau dalam suatu lingkungan maka semuanya harus dilindungi, tak memandang agama apapun orang tersebut," tuturnya.
Sebelumnya, pekan depan Tim Persiapan Pendirian Partai Ummat Sulawesi Tenggara atau TPPPU Sultra akan mengumumkan Ketua Dewan Pimpinan wilayah (DPW).
Menurut bocoran Ketua TPPPU Sultra, Chulafaau Rasyidin kursi DPW Partai Ummat akan diisi kalangan birokrasi.
Partai Ummat Sulawesi Tenggara (Sultra) langsung tancap gas usai partai yang digagas Amien Rais ini dideklarasikan.
Partai Ummat telah dideklarasikan secara nasional di Yogyakarta, dipimpin tokoh proklamator Amien Rais, (29/4/2021) bertepatan dengan 17 Ramadan 1442 H.
Baca juga: Ketua DPD IMM Sultra Nilai Partai Ummat Ladang Dakwah Amar Makruf Nahi Munkar Amien Rais
Kini Partai Ummat turut merambah ke jazirah tenggara Sulawesi, pengurus pun telah bersiap membentuk struktur organisasi.
"Birokrasi yang paham politik," kata Chulafaau Rasyidin melalu pesan Whatsapp, Sabtu (1/5/2021).
Ia enggan berkomentar lebih jauh. Bahkan ia meminta bersabar sampai surat keputusan keluar dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Ummat.
"Nanti turun SK dari DPP baru kami buka ya," singkatnya.
Deklarasi Partai Ummat

Sebelumnya, Partai Ummat besutan Amien Rais akhirnya secara resmi telah dideklarasikan, Kamis (29/4/2021).
Acara tersebut ditayangkan di akun YouTube Amien Rais Official pada pukul 13.00 WIB.
Tampak dari tayangan itu, Amien Rais beserta tokoh-tokoh yang hadir menyanyikan Indonesia Raya sebagai pembukaan acara.
Dalam kesempatan itu, Tribunnews.com melihat kehadiran dari Neno Warisman, Ridho Rahmadi, Tasniem Rais hingga Ustaz Ansufri Idrus Sambo.
Deklarasi dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Amien Rais pun memberikan sambutan berkaitan dengan Partai Ummat, partai terbarunya setelah ia tidak lagi berada di kapal Partai Amanat Nasional (PAN).
“Partai Ummat bersama anak bangsa lainnya akan bekerja, berjuang dan berkorban apa saja untuk melawan kezaliman dan menegakkan keadilan di Indonesia,” ungkap Amien.
Baca juga: Tim Persiapan Pendirian Kantongi Nama Ketua DPW Partai Ummat Sulawesi Tenggara, Digagas Amien Rais
Dalam deklarasi, Amien dan sejumlah anggota partai terlihat mengenakan kemeja dan jas berwarna hitam lengkap dengan aksen garis berwarna kuning keemasan.
Untuk anggota perempuan, mereka memadukan jas hitam itu dengan hijab warna kuning keemasan juga.
Di jas masing-masing anggota, terdapat lambang Partai Ummat berupa bintang yang berada di dalam kontak.
“Kami sadar, menegakkan kebajikan dan memberantas keburukan, memobilisasi dan menegakkan keadilan serta menumpas kezaliman butuh ketekunan dan ketangguhan,” katanya.
Ia juga menekankan, bahwa setiap ibadah yang dilakukan setiap anggota Partai Ummat didedikasikan hanya untuk Allah SWT.
“Kami yakin, semua mekanisme demokrasi dan konstitusi kita lebih dari cukup untuk melakukan kebaikan dan perbaikan nasional. Sehingga, kita tidak perlu cara ekstra parlementer dan ekstra konstitusional,” tandasnya. (*)
(TribunnewsSultra.com/Muh Ridwan Kadir)