Partai Ummat

Tim Persiapan Pendirian Kantongi Nama Ketua DPW Partai Ummat Sulawesi Tenggara, Digagas Amien Rais

Kini Partai Ummat turut merambah ke jazirah tenggara Sulawesi, pengurus pun telah bersiap membentuk struktur organisasi

Penulis: Muhammad Israjab | Editor: Fadli Aksar
Tribun Jogja
Partai Ummat besutan Amien Rais akhirnya secara resmi telah dideklarasikan, Kamis (29/4/2021). Tim Persiapan Pendirian Partai Ummat Sulawesi Tenggara (TPPPU Sultra) telah mengantongi satu nama figur ketua. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Tim Persiapan Pendirian Partai Ummat Sulawesi Tenggara (TPPPU Sultra) telah mengantongi satu nama figur ketua.

Partai Ummat Sulawesi Tenggara (Sultra) langsung tancap gas usai partai yang digagas Amien Rais ini dideklarasikan.

Partai Ummat telah dideklarasikan secara nasional di Yogyakarta, dipimpin tokoh proklamator Amien Rais, (29/4/2021) bertepatan dengan 17 Ramadan 1442 H.

Kini Partai Ummat turut merambah ke jazirah tenggara Sulawesi, pengurus pun telah bersiap membentuk struktur organisasi.

Baca juga: Gerak Cepat Partai Ummat Sulawesi Tenggara Bentuk 17 Pengurus Daerah, Target Rampung Akhir Mei

Ketua TPPPU Sutra Chulafaau Rasyidin menyebut telah mengantongi nama figur Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Ummat Sultra.

Namun, Chulafaau Rasyidin enggan mengungkap sosok nama figur tersebut.

"Sekarang kami telah mengantongi calon figur yang tepat memimpin DPW Partai Ummat Sultra, tapi masih dirahasiakan," katanya melalui pesan whatsapp messenger, Sabtu (1/5/2021).

Mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari itu mengaku bakal mengumumkan ke publik sosok di balik nama yang telah dikantongi tersebut.

Susun Komposisi DPW

Partai Ummat Sulawesi Tenggara (Sultra) langsung tancap gas usai partai yang digagas Amien Rais ini dideklarasikan.

Partai Ummat telah dideklarasikan secara nasional di Yogyakarta, dipimpin tokoh proklamator Amien Rais, (29/4/2021) bertepatan dengan 17 Ramadan 1442 H.

Kini Partai Ummat turut merambah ke jazirah tenggara Sulawesi, pengurus pun telah bersiap membentuk struktur organisasi.

Ketua Tim Persiapan Pendirian Partai Ummat atau TPPPU Sutra Chulafaau Rasyidin mengaku tengah menggenjot pengaruh Dewan Perwakilan Wilayah (DPW).

"Masih menyusun nama-nama pengurus DPW dengan anggota lain. Mungkin pekan depan sudah kita sampaikan ke pimpinan pusat," katanya saat dihubungi melalui telepon, Sabtu (1/5/2021).

Komposisi pengurus DPW Partai Ummat Sulawesi Tenggara ini terdiri dari dewan penasihat, ketua, wakil ketua, sekretaris, wakil sekretaris, bendahara dan wakil bendahara.

Termasuk beberapa para penggagas partai yang tergabung dalam TPPPU akan dimasukkan sebagai pengurus DPW.

Menurut mantan anggota DPRD Kota Kendari ini masih menganut sistim kepungurusan minimalis sehingga semua tak bisa masuk sebagai pengurus inti.

"Mereka yang lain dipersiapkan untuk kepengurusan tahapan berikutnya sebagai tambahan pengurus (cabang/daerah)," ujarnya.

Baca juga: Partai Ummat Sulawesi Tenggara Tancap Gas Bentuk Struktur Pengurus, Gaet Tomas dan Politisi

Kata Chulafaau, beberapa tokoh masyarakat dan mantan pengurus parpol di Sultra sudah menyatakan siap bergabung.

Ia menjabarkan, Partai Ummat memiliki motto melawan kezaliman dan menegakkan keadilan dengan logo perisai tauhid dan bintang tersebut.

Pengurus 17 Kabupaten/Kota

Gerak cepat Partai Ummat Sulawesi Tenggara (Sultra) bentuk 17 pengurus daerah kabupaten dan kota, target rampung akhir Mei 2021.

Partai Ummat Sulawesi Tenggara (Sultra) langsung tancap gas usai partai yang digagas Amien Rais ini dideklarasikan.

Partai Ummat telah dideklarasikan secara nasional di Yogyakarta, dipimpin tokoh proklamator Amien Rais, (29/4/2021) bertepatan dengan 17 Ramadan 1442 H.

Kini Partai Ummat turut merambah ke jazirah tenggara Sulawesi, pengurus pun telah bersiap membentuk struktur organisasi.

Tim Persiapan Pendirian Partai Ummat atau TPPPU sedang menyusun pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah 17 kabupaten/kota di Sultra.

Ketua TPPPU Partai Ummat, Chulafaau Rasyidin mengatakan bakal segera merampungkan komposisi tersebut pada akhir Mei 2021.

"Kita segera rampungkan akhir Mei, sehingga bisa kita sampaikan ke DPP supaya surat keputusan segera dikeluarkan," katanya saat dihubungi melalui whatsapp mesengger, Sabtu (1/5/2021).

TPPPU Partai Ummat Sultra sudah merampungkan kepengurusan partai mulai DPW, DPD dan DPC mencapai 75 persen.

"Sekarang sudah hampir 75 persen proses penyusunan pengurus di Sultra sebagaimana disyaratkan UU Kepemiluan, tapi tetap kami optimis bisa mencapai target 100 persen kabupaten/kota terbentuk," katanya.

Deklarasi Partai Ummat

Sebelumnya, Partai Ummat besutan Amien Rais akhirnya secara resmi telah dideklarasikan, Kamis (29/4/2021).

Acara tersebut ditayangkan di akun YouTube Amien Rais Official pada pukul 13.00 WIB.

Tampak dari tayangan itu, Amien Rais beserta tokoh-tokoh yang hadir menyanyikan Indonesia Raya sebagai pembukaan acara.

Dalam kesempatan itu, Tribunnews.com melihat kehadiran dari Neno Warisman, Ridho Rahmadi, Tasniem Rais hingga Ustaz Ansufri Idrus Sambo.

Deklarasi dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Amien Rais pun memberikan sambutan berkaitan dengan Partai Ummat, partai terbarunya setelah ia tidak lagi berada di kapal Partai Amanat Nasional (PAN).

“Partai Ummat bersama anak bangsa lainnya akan bekerja, berjuang dan berkorban apa saja untuk melawan kezaliman dan menegakkan keadilan di Indonesia,” ungkap Amien.

Dalam deklarasi, Amien dan sejumlah anggota partai terlihat mengenakan kemeja dan jas berwarna hitam lengkap dengan aksen garis berwarna kuning keemasan.

Baca juga: Sosok Amien Rais, Ridho Rahmadi, Ansufri Idrus Sambo, MS Kaban di Struktur Pengurus Partai Ummat

Untuk anggota perempuan, mereka memadukan jas hitam itu dengan hijab warna kuning keemasan juga.

Di jas masing-masing anggota, terdapat lambang Partai Ummat berupa bintang yang berada di dalam kontak.

“Kami sadar, menegakkan kebajikan dan memberantas keburukan, memobilisasi dan menegakkan keadilan serta menumpas kezaliman butuh ketekunan dan ketangguhan,” katanya.

Ia juga menekankan, bahwa setiap ibadah yang dilakukan setiap anggota Partai Ummat didedikasikan hanya untuk Allah SWT.

“Kami yakin, semua mekanisme demokrasi dan konstitusi kita lebih dari cukup untuk melakukan kebaikan dan perbaikan nasional. Sehingga, kita tidak perlu cara ekstra parlementer dan ekstra konstitusional,” tandasnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Muhammad Israjab)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved