Terlalu Menyengat untuk Bau Bangkai Tikus, Ternyata Ada Mayat Kakek Terbaring di Atas Kasurnya
Temuan mayat berjenis kelamin pria menggegerkan warga di Palembang, Sumatera Selatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/ilustrasi-jenazah-ilustrasi-meninggal-ilustrasi-mayat-jasad.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Temuan mayat berjenis kelamin pria menggegerkan warga di Palembang, Sumatera Selatan.
Sosok itu adalah Jailani alias Bai (73) warga Rusun 23 Ilir Blok 8, Kecamatan IB 1 Palembang.
Jenazah kakek itu ditemukan berawal saat warga sekitar mencium bau menyengat selama beberapa hari.
Mereka sempat mengira bau bangkai tikus, namun baunya semakin lama malah semakin menyengat.
Baca juga: HP Bunyi Tak Diangkat, Pria 51 Tahun Bunuh Pacar Umur 29 Tahun Lalu Ikat Mayat dengan Sumbu Kompor
Ternyata jenazah ditemukan terbaring di atas kasurnya diduga sudah empat hari meninggal dunia.
Hal ini berdasarkan keterangan warga sekitar saat dilakukan proses evakuasi oleh pihak kepolisian.
Ika Wahyuni (35) anak dari ketua RT 12, Kelurahan 23 Ilir yang menemukan pertama kali jenazah korban mengatakan bahwa sebelum ditemukan, warga sudah mencium aroma tidak sedap sejak empat hari lalu.
Aroma tidak sedap yang tercium pun sudah empat hari diketahui warga sekitar, namun warga mengira bau itu hanyalah bau buntang (bangkai) tikus yang ada.
"Dicari-cari asal bau itu tidak ketemu juga, sampai malam mencari juga tidak ada. Beberapa terakhir ini aromanya semakin tajam," kata Ika, Jumat (23/4/2021).
Baca juga: Panik Ketangkap Basah akan Maling Motor, Dua Pemuda Nekat Nyebur ke Sungai, Satu Hilang
Warga pun semakin curiga bau tersebut berasal dari rumah yang ditempati oleh Bai karena korban sudah lama tak terlihat.
Dari situ, Ika pun berinisiatif mendekati rumah Bai dan dibantu oleh suaminya membuka rumah yang ditinggali oleh korban.
"Pas didobrak bau menyengat keluar, ketika kami masuk sudah terlihat korban itu membusuk dan sudah membengkak.
Kami langsung menghubungi pihak kepolisian untuk datang ke sini," katanya.
Aparat kepolisian yang datang pun langsung melakukan evakuasi terhadap jasad korban dan membawanya ke RS Polri M Hasan Palembang.
"Dia ini sudah lama tinggal sendiri di sini, anaknya ada tapi tinggal terpisah dengan dia. Kalau dirusun ini sudah ada mungkin 20 tahun tinggal disini," kata Ika.
Baca juga: Suami Bunuh Istri yang Hamil, Sempat Tidur dengan Jasad selama 3 Hari hingga Membusuk